WATAMPONE, BKM — Pengurus Pimpinan Daerah Ikatan Dai Muda Indonesia (PD-IDMI) Kabupaten Bone kerjasama Yayasan Sipurennu Education Cetre menggelar Sekolah Dai Angkatan II di Hotel Helios, Senin-Selasa (25-26/11).
Ketua Pimpinan Daerah (PD) IDMI Bone H Bachtiar kepada BKM menjelaskan pelatihan tersebut disinergikan dengan program kerja Yayasan Siporennu sebagai tindak lanjut dari program jangka pendek yang ditetapkan pada saat Raker beberapa waktu lalu.
Hal ini juga jelas Bachtiar sebagai respon dari pengurus atas animo masyarakat Bone terhadap peran dai muda dalam menyampaikan dakwah islam di masyarakat. Hadirnya IDMI diharapkan bisa memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan mutu dan kualitas dai di Kabupaten Bone.
Saat ini jelas Bachtiar dai muda yang dimiliki IDMI Bone sudah sangat mumpuni. Mereka berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan keilmuan. Hanya saja selama ini, para kerabat dari tidak terdeteksi karena tidak ada wadah atau lembaga untuk mengorbitkan mereka.
”Kini IDMI hadir untuk mengakomodasi dai muda Bone dalam rangka memainkan peran di masyarakat lewat jalur dakwah,” tandasnya.
Sementara Direktur Yayasan Sipurennu Education Cetre Saturdi Hamid menambahkan pelatihan dai kali ini sudah memasuki angkatan ke kedua. Angkatan pertama telah dilaksanakan pada tahun 2018 lalu dan berhasil menelorkan belasan dai yang kini 30 persen tergabung dalam kepengurusan IDMI Bone.
”Iya kita bekerja dan berkarya membangun Bone lewat jalur dakwah. Pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi harus dibarengi dengan kematangan iman dan takwa. Hal ini menjadi tugas dai untuk melaksanakannya,” tandas Saturdi. (ila)