Site icon Berita Kota Makassar

Pemprov akan Hibahkan Lahan ke APTISI

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah menggelar Rapat Pembahasan Growth Center di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, akhir pekan lalu.
Hadir sekitar 50an peserta yang terdiri dari Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi Jasruddin dan jajaran, Ketua APTISI Wilayah IX Ma’ruf Hafidz, Ketua APTISI Luwu Raya Nilawati Uly, rektor, ketua dan direktur perguruan tinggi swasta se-Sulsel.
Gubernur Sulsel menjelaskan, bahwa pertemuan ini dalam rangka pengamanan aset milik Pemprov Sulsel termasuk lahan Growth Center yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan.
“Terkait lahirnya surat pengosongan. Saya memahami, bagi Korsupgah KPK bahwa yang penting itu haknya Pemprov harus dikembalikan,” kata Nurdin Abdullah.
Selama ini, Kopertis Wilayah IX Sulawesi (sekarang LLDikti) mendapat kepercayaan mengelola gedung Growth Centre yang selama ini dimiliki Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah IX A Sulawesi untuk dijadikan sebagai pusat pendidikan dan proses belajar mengajar.
Lanjut Nurdin bahwa pertemuan ini penting untuk menyamakan persepsi dan meninggalkan ego sektoral. Pemprov memiliki tanah sedangkan bangunan dimiliki oleh pihak lain.
“Jadi kalau saya sekarang, berapa bangunan yang milik APTISI di situ, kita usulkan (lahannya) untuk kita hibah,” sebut Nurdin.
Ia menambahkan, Pemprov saat ini sedang melakukan pengamanan aset, termasuk menyurat kabupaten dimana rumah jabatan wakil bupati yang milik Pemprov Sulsel. Agar bersurat ke Provinsi untuk pengajuan hibah.
“Kita duduk sama KPK, saya bilang, saya mau ini. Ini bagian dari inovasi kita, dia bilang (pihak KPK) ‘Silahkan Pak Gubernur, yang penting kami datang untuk menertibkan aset yang dikelola pihak ke tiga’.”
Terkait bangunan APTISI di lahan Growth Center ini, Nurdin menyampaikan agar perguruan tinggi dapat bernovasi dan melahirkan sumber daya manusia yang unggul.
“Kita jadikan itu jadi pusat pertumbuhan beberapa inovasi perguruan tinggi yang lain, kita bisa wujudkan disitu. Ini sejalan dengan visi Presiden Jokowi dengan SDM Unggul,” paparnya.
Sedangkan, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi Prof. Dr. Jasruddin mengapresiasi langkah yang dilakukan gubernur dengan menggelar rapat dan keputusan yang diambil menurutnya tepat.
“Sangat rasional sekali cara berpikir Pak Gubernur dan itu insyaallah akan menjadi modal juga untuk LLDikti untuk mengembangkan perguruan tinggi swasta di Sulawesi, terkhusus di Sulawesi Selatan,” ujarnya. (rhm)

Exit mobile version