MAKASSAR, BKM– Dihadapan seluruh mahasiswa Universitas Hasanuddin khususnya mahasiswa pertanian, Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo memaparkan program kerjanya, pada kuliah umum di Aula Fakultas Pertanian Unhas, Selasa (26/11).
Salah satu program kerja SYL yakni bagaimana mendukung pertanian di Indonesia hingga diplomasi pertanian dalam konteks global.
Tidak hanya itu, rencana-rencana strategis juga dipaparkan SYL, seperti langkah yang dilakukan oleh kementerian untuk mendukung perekonomian nasional dalam konteks global yang telah digagasnya.”Saya sudah menyusun rancangan-rancangan saya kedepan. Kalau diplomasi pertanian tidak bagus. maka akan merusak jalur distribusi,” bebernya.
Sejak terpilih menjadi Menteri Pertanian, Syahrul juga fokus pada pengentasan daerah rentan rawan pangan yang dicanangkan dalam waktu enam tahun. Sesuai data mentan, daerah rentan rawan pangan tahun 2018 menyentuh angka 18 persen, dan diupayakan akan diturunkan menjadi 10 persen pada tahun 2024.
“Saya mohon doanya kepada semua agar bagaimana rawan pangan di Indonesia ini kita bisa turunkan. Apalagi di tahun 2018 masih diangka 18 persen, Insyaallah di tahun 2024 sudah bisa turun diangka 10 persen, dengan kerja keras kita semua,” tuturnya.
Kuliah umum ini mengangkat tema Pertanian Harus Maju, Mandiri dan Modern dengan Kebersamaan. Hadir pula Rektor Unhas, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA beserta Dekan Fakultas Pertanian, Prof Dr Ir Baharuddin, para Wakil Rektor dan para Dekan lingkup Unhas dan 200 mahasiswa.
Sementara itu, Rektor Unhas, Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, mengharapkan, dengan hadirnya Menteri Syahrul di Unhas dapat memberi dorongan kepada para mahasiswa dan sivitas akademika lingkup agrokompleks agar senantiasa antusias dalam memajukan kualitas dan kuantitas pertanian Indonesia.
“Kami tentu bangga alumni dan kini menjadi menteri bisa menyempatkan hadir dan memberikan kuliah umum kepada adik-adik mahasiswa. Pak Menteri kalau punya tugas untuk kami, silahkan disampaikan, karena kami menyatakan siap dalam mendukung program-program kerja dalam proses pembangunan pertanian Indonesia,” jelasnya. (ita)
Mentan Paparkan Program Kerja di Unhas
