MAMUJU, BKM — Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar, menggelar pertemuan yang dikemas dalam acara ngopi bareng dengan kalangan wartawan di Sulbar. Pertemuan berlangsung di Cafe 85 Ditlantas Polda Sulbar, Jalan Ahmad Kirang Mamuju, Selasa (26/11).
Turut hadir para pejabat utama Polda Sulbar. Di sela pertemuan itu, Kapolda Baharuddin Djafar, mengemukakan, permasalahan narkotika di Sulbar masih tertinggi. Sehingga pihaknya akan menangani secara skala prioritas.
”Jaringan tersebut lewat dari lintas Malaysia. Indikasinya menuju Kalimantan dan jaringan ini juga masuk ke lintasan lewat laut Mamuju. Sehingga pihak jajaran kepolisian Polda Sulbar akan mengambil langkah penanganan secara prioritas terhadap permasalahan narkotika tersebut,” ungkap Kapolda.
Dalam pertemuan itu, Kapolda juga menyampaikan soal pembangunan SPN di Mekatta Kabupaten Majene yang menelan anggaran Rp110 miliar yang akan dilakukan proses lelangnya nanti pada pembangunan itu,” terang Kapolda dihadapan para wartawan.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan perbandingan situasi Kamtibmas bulan September dan Oktober 2019 meliputi kriminalitas dan permasalahan lalulintas. Berdasarkan data Kamtibmas, situasi di Sulbar masih terkendali dengan sangat baik. Hal ini ditandai dari angka kejahatan yang dapat terus ditekan.
Kondisi ini tentu tidak terlepas dari partisipasi seluruh pihak. Khususnya para wartawan yang selalu memberitakan keberhasilan Polri maupun situasi terkini di Sulbar. Sehingga menjadi atensi di tengah masyarakat.
Selain itu, Kapolda Sulbar juga mengharapkan agar hubungan silaturahmi dan sinergitas yang sudah baik ini bisa terus dijaga dengan baik demi mengawal Sulbar yang tetap malaqbi.
Usai paparan situasi Kamtibmas oleh Kapolda, seperti biasanya kegiatan ini juga diwarnai dengan tanya jawab serta saran dari wartawan terkait kondisi yang terjadi saat ini.
Kabid Humas, AKBP Hj Mashura, menyebutkan, ngopi bareng ini sudah menjadi kegiatan rutin sebagai sarana untuk meningkatkan penguatan koordinasi, komunikasi, kebersamaan. Sehingga penyajian berita kepada masyarakat tersampaikan sesuai faktual yang ada.
Seperti biasa, kegiatan coffee morning ini diisi dengan bincang santai sekaligus membahas terkait perkembangan situasi Kamtibmas. Sehingga ada solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi. (ala/mir/c)
