Site icon Berita Kota Makassar

Progress Jalan Hertasning Masih 60 Persen

MAKASSAR, BKM — Pengerjaan Jalan Hertasning terus dikebut. Di pengujung tahun 2019 ini, progres pekerjaannya baru mencapai 60 persen. Padahal, ditarget tuntas akhir bulan ini.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Prof Rudy Jamaluddin, mengemukakan, dirinya terus melakukan asistensi dan pengawasan terhadap pengerjaan Jalan Hertasning yang dilaksanakan kontraktor PT Rizkyah.
“Selain kita tuntut penyelesaian pekerjaan sesuai target, tapi kualitas pekerjaan tetap harus diperhatikan,” tegasnya, Selasa (3/12).
Dia menekankan, pihaknya memang konsentrasi terhadap pekerjaan yang berbasis mutu. Makanya, di tahun 2019 ini, melibatkan tim penjaminan mutu untuk melakukan uji petik kualitas pekerjaan.
“Kalau dulu, konstruksi pekerjaan sudah selesai, ditandatangani pengawas dan PPTK, dianggap sudah selesai. Sekarang kita turunkan tim laboratorium untuk melakukan verifikasi mutu,” ungkapnya.
Sehingga, tambah dia, walaupun bobot pekerjaan volumenya sudah mencapai 100 persen, namun kualitasnya hanya 80 persen, itu saja yang akan dicairkan anggarannya.
Perbaikan jalan sepanjang 1,5 kilometer tersebut tercatat menggunakan anggaran sekitar Rp23 miliar. Targetnya, harus rampung Desember mendatang.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemeliharaan Dinas Marga dan Bina Konstruksi, Muh Arifin, mengatakan, anggaran yang ada akan menyelesaikan perbaikan sepanjang 1,54 km, dari simpang AP Petta Rani hingga batas Aroepala, depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar.
Menurut Arifin, Jalan Hertasning sejak beberapa tahun lalu telah dikeluhkan masyarakat, lantaran banyak lubang dan bergelombang. Sehingga pada tahun ini dilakukan pemeliharaan sekaligus peningkatan infrastruktur jalan.
Sementara, Ketua Komisi D Darmawangsa Muin mengatakan, perbaikan jalan Hertasning memang cukup terlambat. Padahal, anggarannya sudah siap sejak tahun lalu. “Mungkin berpengaruh karena beberapa kali pergantian jabatan di Bina Marga,” katanya. (rhm)

Exit mobile version