Site icon Berita Kota Makassar

Onedata Jadi Rujukan Gubernur Ambil Kebijakan

MAKASSAR, BKM– Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo) Sulsel mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel untuk melengkapi data statistik sektor yang aplikasinya sudah disiapkan.
Kepala Diskominfo Sulsel, Andi Hasdullah mengemukakan, ke depan, pengelolaan data dilakukan secara terpusat dan dikelola Diskominfo. Jadi, seluruh data terkait OPD Pemprov harus dimasukkan dalam aplikasi
Onedatasulselprov.go.id.
Dia mengemukakan, data terpusat ini sangat dibutuhkan untuk berbagai kepentingan. Mulai dari perencanaan program, sebagai bahan pertimbangan gubernur dalam mengambil keputusan, acuan pihak swasta jika ingin berinvestasi di Sulsel, dan yang utama untuk kepentingan publik yang membutuhkan data.
“Jadi siapapun yang butuh data Sulsel, tinggal buka portalnya yang dikelola Kominfo. Yah, Kominfo menjadi rumah besarnya,” ungkap Andi Hasdullah dalam kegiatan Bimtek Pengembangan Aplikasi Perlunya Dukungan OPD dalam Implementasi Aplikasi Data di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (4/12).
Sejauh ini, kata Andi Hasdullah, dari 54 OPD yang ada di lingkup Pemprov Sulsel, sisa dua yang belum memasukkan datanya yakni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan lingkup Sekretariat DPRD Sulsel.
Sementara untuk seluruh OPD yang sudah memasukkan data, tetap harus selalu memperbarui yang sudah ada. Apalagi, di akhir tahun seperti ini, update data pasti dilakukan.
“Jadi kami minta seluruh OPD, walaupun sudah memasukkan datanya, tetap harus diupdate,” ungkapnya.
Lebih jauh dikemukakan, berbicara tata kelola pemerintahan berbasis digital, ada dua cluster yang menjadi fokus. Yakni tata kelola administrasi pemerintahan dan tata kelola layanan publik.
Semua layanan yang saat ini sementara dilaksanakan, muaranya ke dua poin tersebut.
Misalnya, untuk smart office, persuratan, ePlanning, eBudgeting dan lainnya, masuk dalam kategori tata kelola administrasi pemerintahan.
Sementara Baruga Sulsel masuk kategori layanan publik.
Semua yang dilaksanakan serba digital itu, tambah Andi Hasdullah, muaranya ke pelaksanaan Sistem Pelayanan Berbasis Elektronik (SPBE) secara optimal.
Saat ini, ungkapnya, indeks SPBE Sulsel sudah berada di angka 3,4. Sudah masuk kategori baik. Namun, Pemprov Sulsel tidak bisa terpaku di angka itu saja.
“Kita target Indeks SPBE Sulsel tahun depan bisa naik ke 3,5. Masuk kategori sudah sangat baik. Ini yang harus kita optimalkan terus,” tandas Andi Hasdullah.
Sementara itu, Kepala Bidang eGoverment, Lukmanuddin mengemukakan pihaknya terus memberikan pendampingan kepada OPD agar memaksimalkan pengelolaan data dan memasukkan ke aplikasi onedata yang sudah disiapkan Kominfo.
Menurutnya, dari aspek kelembagaan, Diskominfo ditunjuk sebagai koordinator SPBE. Ada beberapa aspek dari SPBE yang perlu dikembangkan terus kebijakan misalnya membuat berbagai macam pergub sebagai payung hukum. Ada tim koordinasi TIK. Aspek selanjutnya, infrastruktur seluruh OPD lingkup Provinsi Sulsel yang sudah tersambung dengan fiber optik dan sudah disambung internet. (rhm)

Exit mobile version