MAKASSAR, BKM — Dugaan penggelapan biaya listrik di Pasar Butung telah dilaporkan ke aparat penegak hukum. Nilainya mencapai Rp3,5 miliar untuk 1.000 lods.
Perusahaan Daerah (PD) Makassar Raya berjanji untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Pihak perusda telah menyurat secara resmi ke kejaksaan mengenai kasus ini.
Ifal Anwar selaku kuasa hukum pengelola Koperasi Serba Usaha (KSU) Bina Duta Pasar Butung versi Muhammad Anwar, mengungkap hal itu. Ia menyebut, indikasi penggelapan biaya listrik sebesar Rp70 juta per bulan diduga mengalir ke rekening pribadi ID.
Menurut Ifal, dana tersebut berasal dari uang setoran para pedagang. Kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi. Termasuk membeli aset pribadi.
“Jadi kita sangat berharap pihak kepolisian menindaklanjuti laporan kami, sebab ada dugaan adanya pencucian uang,” kata Ifal dalam keterangan persnya.
Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya Syafrullah yang dihubungi terpisah, mengaku tidak mengetahui secara persis siapa ID. “Kalau di dalam kontrak tidak ada nama itu,” ujarnya.
Terkait persoalan tersebut, Syafrullah mengaku pihaknya masih menunggu kepastian hukum. Ia juga telah menyurat ke kejaksaan.
“Yang kita butuhkan adalah kepastian hukum. Karena kita sudah menyurat ke kejaksaan untuk menyurat ke LO mengenai pendapat hukumnya. Kalau sudah ada putusan hukum, baru kita jalan,” ungkapnya.
Kasus yang melibatkan ID terungkap ketika Pengadilan Negeri (PN) Makassar membuka fakta kasus dugaan penggelapan pembayaran listrik lods Pasar Butung dengan tersangka Nurdin.
Nurdin diketahui sebagai salah satu karyawan koperasi yang dijerat dugaan penggelapan dana pembayaran listrik tersebut. Padahal dalam fakta persidangan uang tersebut disetorkan ke rekening pribadi ID.
Atas dasar itu, Muhammad Anwar melaporkam ID ke Polda Sulsel pada 16 Mei 2019. Laporannya terkait dugaan tindak pidana penggelapan.
Anwar kembali melaporkan pengusaha properti itu di Mapolrestabes Makassar atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan pada Sabtu, 7 Desember 2019. (nug/rus)
Rp3,5 Miliar Dugaan Penggelapan Uang Listrik di Pasar Butung
