Site icon Berita Kota Makassar

Prof Nurani: Wajib Ada

DOSEN Peternakan Universitas Hasanuddin Makassar Prof Nurani Sirajuddin, mengatakan rencana penutupan Perusda RPH Makassar masih perlu ditinjau kembali. Karena salah satu tahap yang sangat menentukan kualitas dan keamanan daging dalam mata rantai penyediaan daging ada di RPH.
“Kalau perlu ditinjau lagi yah. Karena menurut saya, daging yang ada di rumah potong hewan sebelum dipasarkan terlebih dahulu harus diperiksa. Untuk mencegah hal-hal yang dapat merugikan konsumen dan mencegah penularan penyakit di antara ternak, maka dilakukan pemeriksaan. Kalau tidak ada RPH, siapa yang mau periksa itu semua,” terang Prof Nurani, Rabu (11/12).
Dikatakannya, kondisi yang terjadi di RPH Tamangapa, Makassar perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Sebab ia menilai, dalam kurun waktu waktu beberapa tahun memang ada penurunan bobot kinerja da pengelolaan secara keseluruhan. Itulah mengapa diperlukannya gagasan-gagasan supaya PD RPH bisa semakin meningkatkan pendapatan.
“Kalau kita lihat tahun-tahun sebelumnya, pengelolaan RPH Tamangapa itu cukup baik. Hanya saja memang perlu perbaikan fasilitas untuk pengelolaan pemotongan dan pemeliharaannya. Kedua, soal gaji pekerja. Ini yang sangat penting. Karena mereka para pekerja yang mengurusi di dalam RPH. Terjaminnya kualitas daging ternak itu atas kinerja mereka,” jelasnya.
Ia juga menyarankan untuk dilakukan inovasi baru terhadap RPH, sebelum keputusan penghapusannya direalisasikan. Kinerja karyawan juga harus terus digenjot. Dengan begitu pendapatan akan diperoleh. (ita/rus)

Exit mobile version