Site icon Berita Kota Makassar

Pemkab- PT VI Simulasi Rencana Darurat

MALILI, BKM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur bekerjasama PT Vale Indonesia (PTVI) menggelar Simulasi Rencana Tindak Darurat (Emergency Action Plan) Bendungan Seri Sungai Larona, di Lapangan Soekarno-Hatta, Puncak Indah, Malili, Rabu (11/12).
Simulasi dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat tentang kesiapsiagaan dan bagaimana menghadapi kondisi darurat, pengenalan lokasi Muster Point dan lokasi evakuasi pada masyarakat yang berpotensi terdampak dan pengenalan sistem peringatan dini.
Saat simulasi diperlihatkan bagaimana alur informasi keadaan bendungan Larona mulai dari pihak PTVI memberitahukan ke Bupati. Lalu Bupati menginformasikan kepada BPBD dan BPBD menginformasikan ke dinas terkait untuk ditindaklanjuti.
Khusus Kominfo, bertugas memberitahukan kepada masyarakat melalui media sosial maupun media lainnya jika memang bendungan Larona dalam status awas.
Simulasi juga dilakukan bagaimana tim BPBD, tim relawan, Basarnas, tim SAR mengevakuasi para korban yang terdampak bencana dan juga mengevakuasi korban selamat untuk dibawa ke tempat pengungsian.
Kepala BPBD Lutim, Muhammad Zabur mewakili Bupati mengatakan, simulasi (latihan kesiapsiagaan) rencana tindak darurat sungai larona diadakan bukan berarti bendungan di bawah pengelolaan PT. Vale dalam kondisi kritis, namun sebagai latihan kesiapsiagaan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam menghadapi situasi darurat kegagalan bendungan.
“Hingga kini bendungan dibawah pengelolaan PT. Vale Indonesia merupakan salah satu bendungan di Indonesia dengan perawatan yang baik dan selalu di kontrol oleh Komisi Keamanan Bendungan,” ujar Zabur. (rls)

Exit mobile version