Site icon Berita Kota Makassar

Kontraktor Lamban, Kreatif Hub Terancam Pinalti

MAKASSAR, BKM — Gedung Kreatif Hub di kawasan Celebes Convention Centre (CCC) terancam tidak bisa dirampungkan tepat waktu dan terancam pinalti. Jelang pergantian tahun, progres pengerjaannya baru mencapai 40 persen.
Melihat kondisi itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Malik Faisal, mengaku ragu proyek tersebut bisa rampung tepat waktu.
“Kontraktornya lamban. Saya ragu bisa selesai hingga akhir tahun, sementara sisa waktu pengerjaan hanya 28 Desember,” kata Malik, Minggu (15/12).
Ia menambahkan, tahun ini pengerjaan kreatif hub menelan anggaran Rp1,4 miliar, dari pengusulan tender Rp1,8 miliar. Anggaran tersebut untuk pengerjaan kerangka awal.
“Tapi kendalanya yang menang tender ini kompetensinya tidak bagus. Yang dipekerjakan kalau bukan orang sudah tua, ya anak-anak kecil. Kemudian shift kerjanyanya hanya dua shift, dari seharusnya empat shift. Makanya pengerjaan tidak sesuai target,” cetusnya.
Karena tidak sesuai target, pihak hanya akan membayar kontraktor sesuai volume pengerjaan saja. Sisa anggaran akan jadi Silpa. “Kami sudah koordinasi dengan konsultan dan pengawas. Kita bayar sesuai volume pengerjaan saja,” bebernya.
Ruang Creatif Hub dibangun untuk menjadi wadah bagi anak muda dalam berkreasi. Dinas Koperasi dan UMKM juga sudah melakukan studi tiru ke Bandung dan Jakarta beberapa waktu lalu.
“Tahun depan lagi ada anggarannya Rp1 miliar untuk kelanjutan pengerjaan. Kita usul Rp5 miliar, tapi hanya disepakati begitu,” tambahnya.
Nantinya, kata Malik, ruang kreatif akan dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti expo product, ruang animasi, fotografi, teater mini, dan meeting room. “Pak Gubernur ingin gedung ini segera rampung dan menjadi wadah bagi anak muda untuk mengembangkan bakat dan kreativitas mereka,” tandas Malik.
Kondisi ini mendapat tanggapan serius dari Ketua Komisi B DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi. “Ini menjadi salah satu bahan evaluasi kami di rapat evaluasi triwulan III minggu depan. Akan kami konfrontir langsung dengan dinas terkait,” ujar Cicu, panggilan akrab Andi Rachmatika Dewi, Minggu (15/12).
Menurut legislator Partai Nasdem Sulsel ini, total anggaran yang dikelola berjumlah Rp7 miliar. Pelaksaannya bertahap dari tahun 2019 hingga 2020.
“Kalau laporannya, serapan anggaran per November kemarin untuk fisik belanja langsung itu sudah 63 persen. Nanti pada saat rapat evaluasi kami tanyakan lagi,” janji mantan wakil ketua DPRD Sulsel ini. (rhm/rus)

Exit mobile version