Site icon Berita Kota Makassar

Gubernur Instruksikan Bentuk Posko Keamanan

MAKASSAR, BKM — Jelang Tahun Baru, Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah, melakukan pertemuan dengan Kapolda Sulsel, membahas situasi dan kondisi keamanan di Sulsel. Pertemuan digelar d Mapolda Sulsel, Selasa (17/12).
Pada pertemuan itu, dia mengimbau agar stakeholder terkait menyiapkan posko-posko keamanan di lokasi strategis seperti perbatasan kabupaten/kota. Juga di tempat wisata dan jalan yang rawan kecelakaan.
“Saya percaya kalau kita saling koordinasi dan bersinergi semua yang berat akan menjadi ringan,” kata Prof Nurdin Abdullah dalam sambutannya, di acara Rakor Lintas Sektor tahun 2019, di Aula Polda Sulsel.
Nurdin meminta, di tiap posko keamanan menyediakan tim keamanan dari tim kepolisian TNI, Perhubungan dan Basarnas.
“Juga wajib ada dokter, perawat dan yang lebih penting harus disiapkan juga alat darurat seperti Ambulans untuk antisipasi kecelakaan di semua titik,”sebut Nurdin Abdullah.
Pada kegiatan Rapar Koordinasi ini, Gubernur Sulsel menyampaikan akan melakukan komunikasi bersama dealer mobil dan motor ikut ikut terlibat di posko keamanan tersebut.
“Juga nanti kami akan koordinasi dengan seluruh dealer mobil dan motor juga,” ungkap mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini.
Selain imbauan untuk keamanan jalur darat, Gubernur Sulsel juga meminta agar Basarnas mengatur jalur laut untuk menghindari potensi kecelakaan lalu lintas laut karena cuaca ekstrem.
“Jangan sampai habis waktu kita untuk mencari korban dari pulau, yang kecelakaan, olehnya mari kita mengatur penataan transportasi untuk masyarakat di pulau,” papar mantan Bupati Bantaeng 2008-2018.
Gubernur Sulsel juga meminta kepada seluruh Bupati dan Wali Kota agar terus mengawal dengan baik seluruh proses jelang Natal dan tahun baru di daerah masing-masing.
“Saya berharap seluruh Forkompinda dan saya meminta teman-teman Bupati dan Wali Kota betul-betul memback-up penuh ini persiapan Natal dan tahun baru,” pungkasnya.
Hadir pada acara tersebut Kapolda Sulsel, Pangdam Hasanuddin, Kapolres di 24 kabupaten kota dan seluruh stakeholder. (rhm)

Exit mobile version