Site icon Berita Kota Makassar

Ismak dan Sadap Yakin Penuhi Syarat Perseorangan

MAKASSAR, BKM — Dua bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang memilih jalur perseorangan atau independen pada kontestasi pemilihan wali kota (pilwali) Makassar 23 September 2020 mendatang, saat ini tengah mengumpulkan dukungan kartu tanda penduduk (KTP). Mereka adalah Muhammad Ismak dan Syarifuddin Daeng Punna alias Sadap.
Belakangan ini, Muhammad Ismak intens bergerak mengumpulkan dukungan KTP elektronik sebagai syarat untuk maju di pilwali. ”Kita sudah bergerak. Tim mulai turun. Saya juga beberapa kali turun untuk bertemu langsung dengan masyarakat, tokoh, dan beberapa lembaga kemasyarakatan, untuk membantu saya maju ke pilwali nanti,” terang Ismak, Selasa (17/12).
Diketahui, KPU sudah menetapkan untuk maju pilwali Makassar pada jalur perseorangan, calon setidaknya mengumpulkan KTP minimal 72,570 yang tersebar di 15 kecamatan.
“Sudah setengah dari minimal KTP bisa kami kumpulkan. Mudah-mudahan sebelum waktu yang diberikan kami bisa rampungkan semua,” imbuhnya.
Menyatakan sudah mantap maju di pilwali, Ismak tak lagi berharap dan menunggu rekomendasi partai pengusung.
“Saya hanya meminta bantuan warga Makassar untuk ikut membantu memajukan Makassar lewat dukungan KTP. Karena untuk menjadi calon wali kota dibutuhkan tiket, yakni lewat jalur partai dan jalur perseorangan. Saya memilih jalur perseorangan,” tandasnya.
Walaupun dilihat dari perhitungan sosialisasi, pergerakan Ismak belum kuat penetrasi sosialisasi. Karena belum massif menyentuh akar rumput.
Sebelumnya, pada Minggu malam (15/12), Ismak melakukan pertemuan dengan anak muda Kelurahan Borong. Kedatangannya untuk mengajak anak muda terlibat aktif dalam mengubah kota tempat mereka bermukim.
“Sudah banyak hal yang tidak beres di kota ini. Seperti kehilangan nilai peradabannya dan semakin semrawut,” ujar ketua IKA Unhas Jabodetabek ini.
Keyakinan yang sama datang dari Syarifuddin Dg Punna. Ia bahkan meyakini, tim dan relawannya telah berhasil mengumpulkan dukungan KTP melebihi dari target yang telah ditentukan.
Meski begitu, Sadap tetap berusaha mendekati elite partai. ”Kita tetap optimis dapat dukungan partai politik,” terang Sadap didampingi tim yang didominasi supporter PSM. (ita/rus)

Exit mobile version