MAKALE, BKM — Ketua Komisi III DPRD Tator Nico Mangera menilai Dinas PUPR Kabupaten Tana Toraja telah melecehkan institusi dewan. Dinas PUPR mengabaikan undangan rapat kerja
dengan DPRD, Rabu (18/12).
”Ini pelecehan lembaga, sebab rapat kerja dilakukan sebagai bentuk evaluasi proses pembangunan di akhir tahun sekaligus Tupoksi pengawasan di dewan, ” ujar Nico.
Namun hingga siang jam 12.00 Wita, pihak PUPR tidak kunjung menghadiri undangan dewan sehingga rapat kerja diakhir tahun batal dan dijadwal ulang.
Saat ditemui BKM usai rapat Nico Mangera menjelaskan mangkirnya Dinas PU dari undangan dewan sangat mengecewakan.
Plt Kadis PUPR Yanti Mappiley saat dikonfirmasi terpisah mengaku pada prinsipnya PUPR tidak menghindari undangan komisi tiga.
”Bukan menghindar tapi kami baru terima undangan
jam 10.00 Wita saat sedang berlangsung acara pembukaan Pesta Seni dan Kerajinan Rakyat oleh Bupati Nicodemus Biringkanae di Kompleks Pasar Seni Makale,” ujar Yanti.
”Undangan ditujukan ke bupati dengan menghadirkan PUPR, begitu isi undangannya,” jelasnya lagi.
Meski begitu, sebut Yanti, kami siap menghadiri Raker berikutnya setelah dijadwal ulang. (gus/C)
