Site icon Berita Kota Makassar

PBG Gowa Terapkan Metode Siswa Belajar Tanpa Tekanan

GOWA, BKM — Pusat Belajar Guru (PBG) Kabupaten Gowa kembali mengumpulkan ratusan guru berstatus guru inti yang dikemas dalam workshop Pengembangan Pembelajaran Berbasis TIK (Teknologi Informasi Komunikasi).
Workshop mengusung program Gebyar Literasi Digital ini diikuti sebanyak 382 guru dari berbagai tingkatan (TK, SD, danSMP). Mereka dibekali pengetahuan tentang IT dasar di aula SMPN 1 Pallangga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.
Menurutnya, diera digital ini harus menyentuh pendidikan. Digitalisasi pendidikan guru-guru diarahkan menggunakan IT khususnya dalam hal pembelajaran. ”Saat ini, kami di PBG telah mempersiapkan metode merdeka belajar yang menjadi gebrakan menteri pendidikan. Merdeka belajar ini jelas sangatlah relevan dengan program SKTB (sistem kelas tuntas berkelanjutan) yang dilaksanakan Pemkab Gowa selama ini. Dimana, terapan merdeka belajar itu kita berikan kesempatan anak-anak didik belajar dengan senang tanpa kejenuhan dan tanpa tertekan. Untuk menerapkan merdeka belajar ini maka kita mulai masuki dunia anak. Anak-anak kan sekarang gemar main gadget. Nah melalui gadgetnya ini kita ajari mereka belajar semerdeka-merdekanya. Misalnya kita beri siswa pembelajaran dalam bentuk games dan kita juga memberika evaluasi (ulangan) dalam bentuk games juga. Hasilnya tentu jauh lebih baik ketimbang anak merasa terpaksa tertekan untuk belajar,” jelas Karim yang telah menjalani pelatihan sebagai guru inti selama 500 jam.
Karim mengatakan, dari pembelajaran sebagai guru inti yang telah dilakukannya, dirinya bersama tim guru inti lainnya pun mulai menerapkan pembelajaran model IT dan kemerdekaan belajar bagi siswa.
”Jadi saya kirim bahan evaluasi atau ulangan melalui link ke gadget masing-masing siswa. Mereka mengerjakan evaluasi itu di rumah mereka melalui gadgetnya. Cara ini sangat meringankan sekali dan sangat efisien,” jelasnya.
Agastya Yogi Swara selaku Project Leader PBG di Gowa, menyatakan, sangat salut dengan animo para guru di Gowa untuk meningkatkan skillnya melalui program ini.
Sementara pemimpin kegiatan program PBG sekaligus Kasubag Perencanaan dan Pelaporan Disdik Gowa, Noer Wahida, menjelaskan, kegiatan gebyar literasi digital ini sebagai bagian dari program PBG Gowa menyambut program pemerintah yaitu merdeka belajar sekaligus sebagai dukungan menuju Gowa sebagai kabupaten pendidikan.
Dalam gebyar ini, salah satu yang menjadi prioritas adalah program IT yang fokus pada literasi digital sebagai sumbangan PBG Gowa untuk kemajuan pendidikan di Gowa. Dalam kegiatan ini dibuka 10 kelas dengan peserta mencapai 382 orang. (sar/mir)

Exit mobile version