Site icon Berita Kota Makassar

Warga Pulau Barang Caddi Nikmati Air Bersih

MAKASSAR, BKM — Warga di Pulau Barang Caddi yang selama ini sering mengeluh karena sulit mendapat air bersih boleh berlega hati.
Berkat sentuhan teknologi, warga di sana bisa menikmati air bersih dari hasil penyulingan air laut menjadi air tawar. Tidak tanggung-tanggung, hasil penyulingan tersebut bisa langsung diminum.
Kehadiran Air Siap Minum (Arsinum) di Pulau Barang Caddi Kota Makassar ini berawal saat Gubernur Sulsel, Prof H M Nurdin Abdullah bertemu dengan kolega lamanya dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Pulau Dewata Bali.
Orang nomor satu Sulsel itupun minta difasilitasi menghadirkan teknologi penyulingan air untuk warga pulau di Sulsel. Pulau Barang Caddi pun menjadi pilot projectnya.
“Kita apresiasi dan terimakasih kepada teman-teman BPPT yang terus mendorong inovasi teknologi, sebenarnya teknologi ini sudah digunakan di berbagai negara yang memiliki pulau-pulau,” kata Nurdin Abdullah saat mengunjungi Pulau Barang Caddi awal pekan lalu.
Dirinya menyampaikan, bahwa hari ini membuktikan BPPT hadir di salah satu pulau di Kota Makassar menghadirkan teknologi Arsinum. Air bakunya dari air laut, setelah diolah sudah minum dapat diminum.
“Airnya enak, harapan kita ke depan kita minta lagi supaya ada instalasi untuk air bersih ke rumah-rumah dari air laut yang sudah diolah,” sebutnya.
Ia yakin kapasitas produksi yang disiapkan Arsinum ini cukup untuk penduduk Pulau Barang Caddi. Diprediksi 5.000 liter per hari.
“Nah sementara kebutuhan kita itu sekitar 3.000, jadi kita masih over. Ke depan kita berharap ini air minum langsung kita minum, tidak usah ibu masak, tadi langsung saya minum rasanya enak sekali, tinggal bawa galon. Soal nanti apakah ini berbayar kita akan minta nanti masyarakat di sini menentukan pengelolaannya supaya ini bisa berlangsung terus,” jelasnya.
Sementara, Deputi Bidang Tehnologi Pengembangan Sumber Daya Air, Yudi Anantasena mengaku, teknologi ini berawal dari diskusi dirinya dengan Nurdin Abdullah pada bulan Agustus 2019 lalu.
“Ini baru di sampaikan pak Gubernur Sulsel sejak bulan Agustus. Lalu untuk membangun air bersih sebagai percontohan,” kata Yudi.
Olehnya itu, Deputi BPPT menyampaikan terimakasih kepada orang nomor satu di Sulsel ini sudah memberikan kepercayaan kepada BPPT untuk membangun dan menghadirkan teknologi ini.
“Kami ucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Gubernur Sulsel. Sekali lagi kami sampaikan siap bekerjasama dengan Pemprov Sulsel maupun pemerintah kota,” katanya.
Salah seorang warga Pulau Barang Caddi, Diana mengaku, baru pertama kali ada seorang Gubernur di Sulsel yang memberikan perhatian penuh terhadap masyarakat.
“Padahal kami disini sudah dijanjikan sejak 10 tahun yang lalu. Kami di sini kesulitan air bersih, selama ini kami beli air dari kota (Makassar) empat kali satu minggu,” kata Diana.
Hal serupa, Warga Pulau Barang Caddi, Nur Eli merasa, sangat berterimakasih Gubernur dan Wali Kota Makassar sudah memberikan kebutuhan dasar. Baginya selain beras, air bersih ini yang terpenting.
“Terimakasih Bapak Gubernur Sulsel sudah memenuhi kebutuhan pokok dan ini sudah meringankan beban kebutuhan pokok kami. Kami juga mau sampaikan kalau bulan puasa kami berebutan untuk beli air dari kota (Makassar), sekarang alhamdulillah sudah disediakan oleh pemerintah,” ucapnya.
Sementara itu, Perwakilan, Badan Pengkajian dan Penerapan Tehnologi, Wahyu Setiadi mengaku, teknologi Arsinum ini sudah memenuhi seluruh kebutuhan air bersih masyarakat Pulau Barang Caddi.
“Ini sudah memenuhi untuk kebutuhan masyarakat di Pulau Barang Caddi. Teknologi ini ada di Palu, Lombok, Papua dan Pangkep. Jadi untuk Sulawesi Selatan kami sudah ada dua,” ungkap Wahyu. (rhm)

Exit mobile version