Site icon Berita Kota Makassar

Danny Bilang Terserah, None Sebut Maqbul

MAKASSAR, BKM — Isi akun media sosial Rusdi Masse telah memantik berbagai spekulasi. Versi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulsel yang akrab disapa RMS itu, menyebut ada empat pasangan yang berpeluang bersama-sama dalam pilkada serentak 2020 mendatang di Sulsel.
Di Makassar misalnya, oleh RMS, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dipaketkan dengan Irman Yasin Limpo alias None. Ketika keduanya dihubungi secara terpisah, mereka memberi reaksi berbeda.
Danny mengaku menyerahkan keputusan ke partai yang mengusungnya.
“Siapa saja (jadi pasangan). Prinsipnya, saya serahkan ke partai pengusung. Jadi partai koalisi pengusung inilah yang nanti menentukan (pendamping),” ucap Danny, Kamis (26/12).
Apalagi pertimbangan pendampingan untuk maju nanti bakal diperhitungkan oleh partai pengusung. “Saya dipasangkan sama A atau B, asal partai akan saya ikuti. Terserah siapa yang mau usung kita. Kecuali tidak ada yang mau usung, itu lain soal. Yang terpenting saya hargai semua partai,” ujarnya.
Ditanya tentang begitu banyak dirinya diisukan berpasangan dengam beberapa calon dari partai, Danny menilai hal itu wajar. Apalagi semua partai politik yang ia jajaki menawarkan kadernya untuk berpasangan dengan mantan wali kota Makassar 2014-2019 ini.
Hal berbeda dilontarkan None. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Sulsel ini menepis isu berpasangan dengan Danny. Ia malah mengusulkan eks narapidana ujaran kebencian Maqbul Halim menjadi wakil Danny di pilwali mendatang.
“Saya belum berpikir sampai ke situ. Jadi saya cenderung melihat Danny lebih cocok berpasangan dengan Maqbul, dibanding berpasangan dengan saya,” ucap None di salah satu cafe di Makassar, Rabu (25/12) petang.
Isu bakal berpasangannya Danny dengan None dipicu postingan yang diunggah RMS di akun Instagram pribadinya. Meski tak ada caption yang eksplisit menyebut keduanya akan berpasangan, namun banyak yang menafsirkan adik dari Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo ini akan berpaket dengan Danny.
Menurut None, Maqbul Halim yang juga merupakan loyalis Danny, mampu menggatikan peran Ilham Arif Sirajuddin (IAS) sebagai mentor dan penasihat Danny.
None bersikeras hanya maju pilwali sebagai calon wali kota. Posisi yang dulu mengantarkannya sebagai runner up di pilwali Makassar 2014. “Saya justru mengincar Danny sebagai 02,” sindirnya.
Untuk kandidat calon bupati di pilkada Bulukumba, H Askar HL juga memberi respons yang tidak menggembirakan. Melalui tim pemenangannya, Askar HL menanggapi dingin kabar hangat yang menghampirinya. Berdasarkan isi IG milik RMS, ketua DPC PPP Bulukumba itu akan berpaket dengan Tomy Satria Yulianto (TSY).
TSY adalah ketua DPD Partai Nasdem Bulukumba yang saat ini menduduki posisi sebagai wakil bupati Bulukumba. “Kami tak ingin berspekulasi jauh terkait berita tersebut,” ujar Askar HL melalui tim pemenangannya Adhi Bintang, Kamis (26/12).
Menurut Adhi Bintang, paket akan resmi jika benar sudah ada rekomendasi di tangan. Olehnya itu, tim pemenangan Askar HL tetap bekerja seperti biasa untuk memenangkan jagoannya itu. “Kami tetap fokus pada kerja-kerja tim yang telah disusun,” tegasnya.
Tim Andalanta, katanya, saat ini tetap membuka ruang komunikasi. Apalagi dengan partai yang terang-terang berani mengusung Askar HL.
“Tetap membuka ruang komunikasi. Alhamdulillah, apresiasi tinggi bagi kami untuk partai yang terang ingin mengusung Pak Aji jadi bupati,” tandasnya.

Askar dan Tomi Tatap 01

Askar HL juga tak banyak bicara terkait spekulasi tersebut. Menurutnya, situasi politik masih mengalir. Yang pasti, kata dia, dirinya akan maju sebagai calon bupati. “Tunggu saja kejutan selanjutnya,” singkat pria berjargon Andalanta itu.
Terpisah, Tomy Satria Yulianto juga menanggapi postingan RMS di Instagram miliknya, sesuatu yang bernilai positif. Menurut Tomy Satria, itu adalah simulasi yang dilakukan oleh DPW Nasdem Sulsel. “Jika ini ditanya ke saya, belum berpikir untuk 02. Selama ini sosialisasi yang kita bangun untuk posisi 01,” ujar Tomy, kemarin.
Tomy melanjutkan, apa yang dilakukan RMS merupakan sebuah cara untuk melihat respons publik. Hanya saja, dia kembali menegaskan bahwa dirinya sama sekali belum berpikir untuk maju sebagai 02.
Bahkan Tomy Satria mengaku, setelah simulasi itu diperbincangkan, dirinya mendadak diserang pesan singkat. Masyarakat dan massa pendukungnya mendorong dan tetap menginginkan Tomy untuk 01. “Saya mendapat ratusan pesan tentang ini, dan tetap menginginkan agar pilkada di Bulukumba kita tetap pada posisi 01,” tandasnya.
Atas berbagai tanggapan, RMS yang kembali dihubungi masih tidak berhasil dikonfirmasi. Pesan singkat yang dikirim ke anggota DPR RI ini juga belum dibalas.
Sementara itu, Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif yang dikonfirmasi juga tidak memberi respon. Padahal sehari sebelumnya, wakil ketua DPRD Sulsel ini berjanji akan memberikan keterangan pada Kamis kemarin. (min-ita/rus/c)

Exit mobile version