MAKASSAR, BKM — Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaeman mengusulkan Sulsel jadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tahun 2022.
Namun, sebelum mengusulkan tawaran besar tersebut, menurut Andi Sudirman, Pemprov Sulsel terlebih dahulu harus melakukan berbagai persiapan. Yakni dengan melakukan studi kelayakan baik dari segi anggaran, tempat, dan sarana prasaran pendukung lainnya.
“Kita akan lakukan studi kelayakan terlebih dahulu. Baik dari segi anggaran, segi tempat, kita akan melihat terlebih dahulu sebagai tuan rumah sebelumnya,” jelasnya saat mengukuhkan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (26/12).
Acara pengukuhan ini, dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) periode 2018-2023 dengan tema ‘Penguatan Kelembagaan LPTQ Menuju Prestasi Gemilang’.
Orang nomor dua Sulsel itu mengemukakan usulan untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tersebut bukan ajang untuk mencari sensasi. Namun bagaimana melaksanakan program yang penting dan menetapkan target pada setiap kegiatan yang dilaksanakan. Selain itu, juga sebagai salah satu bagian syiar Islam.
Ia juga menjelaskan jika dirinya sementara diskusikan dengan anggota dewan tentang program prioritas yang akan dikerjakan terlebih dahulu.
“Program prioritas yang dimaksud adalah bagaimana menghadapi lomba-lomba MTQ, baik tingka nasional, provinsi hingga kabupaten/kota,” ungkapnya.
Untuk pelaksanaan MTQ tingkat provinsi, rencananya akan dilaksanakan di
Kabupaten Pangkep. Kemudian MTQ tingkat nasional di Provinsi Sumatera Barat.
“Selanjutnya bagaimana kita mempersiapkan diri menjadi tuan rumah dan bagaimana kita terus melakukan pembinaannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Harian LPTQ, Muh Rusdi berharap dalam melaksanakan tugas dapat bekerja dengan profesional serta penuh rasa tanggung jawab. Termasuk bagaimana organisasi tempatnya mengabdi tersebut bisa memfasilitasi agenda pengembangan kegiatan Qurani, termasuk MTQ.
“Kami sebagai ketua harian tidak akan bisa berjalan sebagaimana mestinya kalau tidak ada arahan atau bimbingan dari pengurus yang lebih senior daripada kami disini guna menjalankan amanah ini memang berat tapi, mau tidak mau harus dijalankan,” ungkapnya.
Hadir dalam acara ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulsel Anwar Abu Bakar, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulsel H Suherman, Wakil ketua DPRD Sulsel Saharuddin Alrif. (rhm)
Sulsel Usulkan Jadi Tuan Rumah MTQ 2022
