Site icon Berita Kota Makassar

Polres Maros Intensifkan Pemantauan Kondisi Keamanan

MAROS, BKM — Jelang Pilkada 2020, Polres Maros terus melakukan pemantauan kondisi keamanan di wilayahnya. Selain memantau kondisi wilayah, Polres Maros juga telah membentuk tim cyber yang akan memantau arus lalulintas informasi utamanya di media sosial yang disinyalir bisa mengganggu kondisi keamanan jelang Pilkada.
Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon, Jumat (27/12), mengimbau agar masyarakat lebih bijak menggunkaan media sosial. Karena perlu diingat, saat ini sudah ada Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang membatasi ruang gerak dalam dunia maya dan mengatur teknologi informasi secara umum.
Ia menjelaskan UU ITE ini sebenarnya mengatur banyak hal untuk pengguna online (netizen) mulai dari transaksi dan lain-lain untuk menangkal cyber crime. Tapi khusus pasal 28 tentang berita bohong dan menyesatkan serta ujaran kebencian dan permusuhan, masih kurang diperhatikan masyarakat utamanya pengguna medsos seperti facebook.
AKBP Musa Tampubolon menilai, masih banyak pengguna facebook yang dalam mengungkapkan ekspresinya terlalu berlebihan. Sehingga tidak menyadari hal ini sudah memiliki payung hukum.
Apalagi, Kabupaten Maros selama ini dikenal sebagai daerah yang selalu menjunjung tinggi budaya saling menghormati. Sehingga dalam setiap kontestasi selalu dalam kondisi aman.
Ia juga mengimbau agar tim sukses lebih baik fokus memperkenalkan program dari bakal calon bupati yang diusungnya tanpa ujaran kebencian atau yang sifatnya hasutan untuk menjatuhkan balon lain.
”Saya akan tindak tegas pelaku ujaran kebencian yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dalam kontenstasi Pilkada nantinya,” tegas Kapolres. (ari/mir/c)

Exit mobile version