Site icon Berita Kota Makassar

Tolak Layanan Konseling

DINAS Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA) Sulawesi Selatan langsung turun tangan terkait kasus penganiayaan murid SD tersebut. Tim Reaksi Cepat (TRC) Perlindungan Anak (PA) didatangkan ke rumah korban.
Minggu (29/12), Kepala Dinas PPPA Sulsel Ilham A Gazaling mengatakan, dari hasil kunjungan timnya ke DA, dipastikan bahwa telah terjadi kekerasan di sekolah. Kejadian ini berlangsung di sela-sela pembagian rapor. Lokasi kejadian tak jauh dari rumah korban dan pelaku.
Setelah dilakukan konfirmasi kepada korban maupun orang tua korban, kejadian kekerasan terhadap DA ini tidak menimbulkan trauma.
Awalnya, TRC menawarkan layanan konseling untuk korban di Rumah Aman Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi. Namun tawaran tersebut ditolak oleh orang tua korban.
Ilham mengatakan, orang tua korban merasa anaknya tidak trauma dengan kejadian itu. Tim juga melihat, anak ini telah kembali bermain dengan teman sebayanya.
“Orangtuanya merasa bahwa tidak adaji trauma dari anaknya, jadi dia tolak tawaran konseling. Ya, suasananya seperti sebelum-sebelumnya. Tidak ada trauma yang dialami anaknya,” ujar Ilham.
Terkait dengan aksi kekerasan yang dialami oleh anaknya, orang tua korban menyerahkan hal tersebut kepada aparat penegak hukum.
“Orang tuanya ini menjual bakso. Soal penanganan kasus hukumnya, ia serahkan ke aparat kepolisian,” terangnya.
Dia mengatakan, kekerasan terhadap anak memang menjadi persoalan yang cukup menjadi perhatian PPPA. Apapun alasannya, anak tidak bisa menghadapi kekerasan verbal maupun non verbal.
“Makanya, jika mendengar persoalan seperti ini, tim kami langsung bergerak turun untuk bertindak,” jelasnya.
Mantan kadis Sosial ini menambahkan, pengawasan orang dewasa harus lebih ditingkatkan untuk mengurangi kekerasan terhadap anak.
Menurutnya, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sulawesi Selatan masih cukup tinggi. Data terakhir berdasarkan Simfoni-PPA, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sulsel mencapai 1.404 kasus. (rhm/rus)

Exit mobile version