MAROS, BKM — Untuk mengurangi risiko kepada para pengendara yang melintas di jalan raya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros mulai melakukan pemangkasan pohon di Jalan Dr Ratulangi dan ruas jalan lainya di kota Maros, Minggu (5/1). Pemangkasan pohon ini telah dilakukan sejak Sabtu (4/1).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Maros, Frans Johan yang dihubungi mengatakan, untuk hari ini pihaknya melakukan pemangkasan di jalan poros Maros Jalan Dr Ratulangi yang dari arah Pangkep menuju Maros.
Pemangkasan ini sengaja dilakukan untuk mengurangi risiko pohon tumbang pascahujan lebat saat sekarang ini. ”Kita mulai melakukan pemangkasan pohon yang dianggap sangat membahayakan pascamusim hujan ini,” katanya.
Saat pemangkasan, kata dia, pihaknya menutup satu lajur dari arah Pangkep menuju Maros. Sehingga sempat terjadi kemacetan. ”Kita sengaja menutup satu lajur untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan ketika melintas,” jelasnya.
Frans berharap, dengan pemangkasan ini tidak ada lagi orang atau pengendara yang menjadi korban karena tertimpa batang atau pohon yang tertanam di median jalan. ”Kita ingin memberikan rasa aman, nyaman, dan tenang bagi warga atau pengguna jalan. Karena pohon trambesi memang gampang patah atau gampang roboh. Maknya, kita fokuskan pemangkasan pohon di jalan-jalan poros yang dianggap rawan,” ungkapnya.
Diakui, semua pohon dianggap rawan. ”Namun tim kami dapat melihat mana skala prioritas yang harus dipangkas dan mana yang tidak. Kita akan melakukan pemangkasan pohon yang sudah dikuatirkan akan tumbang. Utamanya ada dalam kompleks kantor bupati atau Jalan Jendral Sudirman, dan jalan arah Maros ke jalan poros Bantimurung. (ari/mir/c)
BPBD Maros Pangkas Habis Pohon Membahayakan
