MAKALE, BKM–Hubungan antara Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan dengan Wakil Bupati Yosia Rinto Kadang (Kaboro) semakin renggang bahkan mulai memanas jelang pemilihan bupati.
Salah satu bukti yakni ketika dilakukan mutasi di penghujung tahun 2020 pada Senin (6/1) Yosia tidak dilibatkan, bahkan tidak mendapat undangan.
Padahal pagi sebelum dilaksanakan pelantikan untuk 13 pejabat eselon II, eselon III, eselon IV, Kepala Sekolah SD dan SMP, Wabup masih sempat ketemu Kalatiku diruang kerjanya.
Yosia yang juga Keua DPD Partai Nasdem Toraja Utara ini lalu melampiaskan kekecewaannya kepada media Senin (6/1) petang setelah sekian kali mutasi dilakukan Kalatiku tanpa menghargai wakilnya.
Menurut Yosia, bupati dan wakil bupati dilantik berpaket dengan harapan kerjasama guna memperbaiki tata kelola pemerintahan serta mewujudkan misi visi Mekar Untuk Sejahtera.
Namun dipenghujung 5 tahun kepemimpinan Kaboro, Kalatiku ingkar janji, dan ini sebagai tanda jika Kaboro jilid dua sudah tertutup pintu.
Meskipun belum pasti siapa paketnya di Pilbup mendatang, namun Partai Nasden yang dipimpin Yosia memimpin enam kadernya di DPRDToraja Utara, sehingga bisa mengusung pasangan calon bupati (gus/rif/c).
Hubungan Bupati dan Wabup Semakin Memanas
