MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar melakukan inspeksi mendadak di Jalan Andi Mappaodang tepatnya di kantor CV Daeng Kuliner Makassar. DPRD Makassar menemukan data, jika sebanyak 365 karyawan tidak terdaftar BPJS Kesehatan kota Makassar.
Menurut anggota Komisi D DPRD Makassar, Irwan Djafar, ia menerima laporan dari dinas kesehatan bahwa masih banyak perusahaan di Kota Makassar yag tidak mendaftarkan karyawannya di BPJS Kesehatan atau BPJS Ketenagakerjaan.
Olehnya itu, dirinya bersam dewan turun ke lapangan dan melakukan peneguran kepada pihak perusahaan untuk segera mendaftarkan karyawannya ke BPJS Kesehatan.
“Ini yang kami temukan bahwa tak satupun karyawan yang didaftarkan ke BPJS. Kalau perusahaan ini tak mendaftarkan karyawan dan tiba-tiba ada yang sakit akan membebani APBD kita. Sementara APBD kita saat ini tidak terlalu besar,” ungkapnya, Senin (13/1).
Selanjutnya DPRD Makassar akan memanggil pihak CV Daeng Kuliner untuk rapat dengar pendapat di kantor DPRD Makassar. Adapun soal berapa jumlah karyawan yang harus mendaftar ke BPJS akan dibicarakan di DPRD Makassar.
“Inikan baru data sementara kita dapat, makanya berapa yang mendaftar ke BPJS nanti kita bahas di kantor DPRD. Nanti disingkronisasikan di DPRD, kita kasih kesempatan untuk sinkronisasi data. Jangan sampai data kami tak valid,” ujarnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab CV Daeng Kuliner, Fadli mengaku, baru mengetahui tak ada karyawannya yang terdaftar di BPJS. Sehingga dirinya dan pemilik usaha akan melakukan koordinasi dengan para karyawannya yag belum terdaftar, dan siap memenuhi panggilan DPRD Makassar.
“Nanti akan kami bicarakan karena ada karyawan yang tak tetap. Kalau tak ada yang daftar ke BPJS saya baru tahu. Kita siap jika dipanggil memberikan keterangan,” tutupnya. (ita)
Karyawan tak Miliki BPJS Disidak
