Site icon Berita Kota Makassar

Sekprov-Bupati Serahkan Dua Bus di Milad DDI

BARRU, BKM– Penutupan Milad ke 81 Pondok Pesantren (Ponpes) DDI Mangkoso disambut suka cita pimpinan, pengasuh dan para santri yang digelar, Sabtu (11/1). Milad DII dihadiri dua petinggi di Sulsel yakni Sekprov Sulsel Dr Abd Hayat Gani dan Buoati Barru Suardi Saleh.
Kehadiran kedua pejabat ini disambut bahagia, karena pesantren terbesar ini menerima bantuan dua bus dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Pemprov Sulsel. Ponpes DDI yang memiliki cabang disejumlah provinsi di Indonesia akan memanfaatkan kedua unit bus untuk kepentingan operasional dan transportasi bagi santri dan pengajar.
Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani bersama Bupati Barru Suardi Saleh menyerahkan secara simbolis bantuan bus itu ke Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso, Anregurutta Prof Dr Faried Wadjedy yang disaksikan ribuan santri di Kampus II Putra DDI Mangkoso di Tonrongnge.
Selain itu, Sekprov yang datang mewakili Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, ikut menyerahkan piala dan penghargaan kepada masing-masing juara Porseni di rangkaian Milad DDI Mangkoso ke 81.
Sementara itu Bupati Barru Suardi Saleh mengatakan, bantuan bus dari Kemenhub dan Pemprov itu diharapkan bisa memudahkan para santri, maupun tenaga pengajar dalam hal kelancaran transportasi.
“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Kami atas nama Pemkab Barru menyampaikan terima kasih kepada Kemenhub dan Pemprov atas bantuan dua unit bus sekolah ini,” ujar Suardi.
Diacara penutupan milad, Suardi Saleh kembali mengapresiasi konstribusi besar DDI Mangkoso selama ini terhadap Barru. Menurutnya, kehadiran DDI sangat mendukung visi misi Pemkab dalam memajukan dan mensejahterakan rakyat yang bernafaskan keagamaan.
Hal yang sama juga diungkapkan Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso, Anregurutta Prof Dr Faried Wadjedy yang mengapresiasi dan melontarkan pujian terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru di bawah kepemimpinan Suardi Saleh-Nasruddin AM.
“Selama ini ,kami selalu bekerjasama dengan pemerintah kabupaten (Barru), dan ini dibuktikan sampai sekarang. Hampir tidak ada kegiatan yang digelar pesantren ini tidak dihadiri Bupati (Suardi Saleh),”tukas Anre Gurutta Farid Wadjedy. (udi/C)

Exit mobile version