Site icon Berita Kota Makassar

Biro Administrasi Pimpinan Belum Matang

MAKASSAR, BKM–Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan masih bingung dengan lingkup kerja Biro Administrasi Pimpinan Setda Sulsel. Biro baru ini diketahui bersinggungan dengan lingkup kerja biro lainnya.
Biro Administrasi Pimpinan diketahui adalah biro baru yang dibentuk tahun ini berdasarkan Perda nomor 11 tahun 2019. Perda ini atas perubahan peraturan daerah Sulsel Nomor 10 tahun 2016, tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah.
Kepala Biro Administrasi Pimpinan sendiri telah dilantik beberapa hari lalu atas nama Nurlina. Meskipun begitu, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) biro ini baru akan diatur.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani mengaku, jika biro ini memang belum matang. Walaupun kata Hayat, telah membahas soal biro ini dengan Kemendagri, namun baru akan dibahas kembali bersama internal Pemprov Sulsel.
“Ini belum matang. Seandainya ada kekeliruan, itu menjadi soal lagi. Ini kita harus hati-hati. Setelah pulang ini (dari Kemendagri) baru dirapatkan lagi,” kata Hayat.
Tupoksi yang dibahas bersama Kemendagri dikatakan Hayat juga masih mentah. Belum ada finalisasi. Pembahasan akan dilakukan supaya tidak ada lagi yang bersinggungan dengan tugas biro lainnya.
“Ini kan lembaga baru, bersinggungan dengan keuangan, bersinggungan dengan tugas-tugas di umum. Nanti pemetaannya yang mana saja dikerjakan umum, yang mana saja dikerjakan sama dia,” ungkapnya.
Dalam waktu dekat ini, Hayat segera melakukan rapat dengan Asisten III. Kemudian akan mengkoneksikannya dengan Sasaran kinerja Pegawai (SKP) dan Rencana Strategi (Renstra).
“JKita mengkonekkan dengan SKP dan Renstra, karena semua terkonek ke situ. Secara fungsional sudah berjalan, tapi anggarannya belum ada karena lembaga baru toh. Kalau strukturnya ada di BKD,” terangnya.
Sementara Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Sulsel, Nurlina, mengatakan, bahwa struktur di bironya sudah ada sesuai dengan Pergub. Namun ia menambahkan belum ada yang mengisi struktur tersebut selain dirinya sebagai kepala biro.
“Strukturnya sudah ada, tapi yang mengisi belum ada. Karena kita masih menunggu dari Kemendagri, dan saya akan laporkan nanti ke pak sekda,” jawab Nurlina singkat.(nug)

Exit mobile version