Site icon Berita Kota Makassar

Tiga Kepala Sekolah Muhammadiyah di Sidrap Dikukuhkan

SIDRAP, BKM — Pengukuhan Kepala Sekolah (Kepsek) SMP, SMA, dan SMK Muhammadiyah berlangsung di kompleks SMA Muhammadiyah Rappang, Kabupaten Sidrap, Sabtu, (18/01).

Pelantikan tiga kepala sekolah itu masing-masing Ridwan S.Pd menjabat kepala SMP Muhammadiyah, Dr. H. Rustam Efendi Rasyid sebagai kepala SMA Muhammadiyah, dan Suardi Zain, S.Pd, M.Pd kepala SMK Muhammadiyah Rappang.

Acara yang bertemakan “Menuju Muhammadiyah Boarding School” itu dihadiri Wakil Bupati Sidrap, H Mahmud Yusuf, Wakil Ketua DPRD Sulsel, H Syaharuddin Alrif.

Hadir pula Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf JP Situmorang, Rektor UMS Rappang Dr. Jamaluddin Ahmad, Ketua KPU Sidrap Syamsuddin Saleng.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan jalan sehat dilanjutkan dengan pengundian berhadiah.

Rektor UMS Rappang, Dr Jamaluddin Ahmad mengatakan, Muhammadiyah Boarding School (MBS) tidak hanya diterapkan di Sidrap, tetapi sudah ada di Yokyakarta dan Malang.

Menurutnya, yang menjadi keunggulan boarding shcool ini adalah siswa akan terkontrol selama 24 jam dengan menggunakan aplikasi teknologi.

“Jadi siswa kita sejak mulai mendaftar disini akan terkontrol terus hingga tamat akan dikontrol terus ama gurunya,” ujarnya.

Sementara, Rustam Efendi usai dilantik sebagai kepala SMA Muhammadiyah Rappang mengatakan, berdasarkan pemikiran yang sederhana generasi muda Muhammadiyah mengubah SMA, SMK, dan SMP Muhammadiyah menjadi MBS binaan Universitas Muhammadiyah Rappang, PDM Sidrap, serta PCM Rappang.

Menurutnya, Rappang dulu adalah kota yang melahirkan banyak cendikiawan muslim yang luar biasa.

“Siapa yang tidak kenal dg Andre Gurutta P. Kali Sidenreng, KH Naim Mustarw, KH Abd. Mannan T, dan KH Abd. Khalik Umar,” ucapnya.

Belum lagi, kata dia orang Rappang yang berkiprah di luar Sulawesi. Siapa yang tidak kenal KH Quraisyihab, Umarsyihab, Jendral Syamsuddin Jafar, dan lainnya.

Mereka adalah orang rappang asli yang mampu memukau dunia. “Insya Allah siswa kami saat ini berjumlah 180 orang. Insya Allah tahun pelajaran berikutnya kami menerima siswa baru untuk boarding school,” kata Dosen UMS Rappang itu.

Dalam program MBS itu, lanjut dia akan memadukan pelajaran teknologi modern, budaya lokal, dan nilai-nilai Islam plus bimbingan sains, da’i, dan hafiz Qur’an.

“SDM guru dan Tim IT akan terus kami tingkatkan, gedung akan kami bangun begitupula sarana dan prasarana lainnya,” ujarnya.

Dikatakannya, bahwa memang tidak mudah mengubah abu-abu menjadi putih tetapi dengan usaha maksimal dan memohon ridho dari Allah SWT, tidak ada yang tidak mungkin.

“MBS memang milik Muhammadiyah tapi sekolah kami tetaplah sekolah umum yang siapun boleh masuk.
Jadi, mariki sama-sama memajukan pendidikan anak kita menuju generasi emas 2045,” tandasnya. (Ady)

Exit mobile version