PAREPARE, BKM — Salah seorang petani La Gimpe (62) asal Lontangnge Kelurahan Wattang Bacukki Kecamatan Bacukiki Parepare diterkam buaya saat membersihkan jala/lanra miliknya di Sungai Ceddie, Selasa (21/1).
Atas peristiwa ini korban mengalami pendarahan hebat dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan. Dari Puskesmas, korban lalu dirujuk ke RSUD Andi Makkasau Parepare.
Korban sehari-harinya bekerja sebagai tukang kebun dan memancing di tepi sungai yang tak jauh dari rumanya. Selama ini itu kalau memancing, korban selalu didampingi istrinya Ira (50). “Saya tinggalkan rumah Selasa (21/1) pagi menuju Sungai Ceddie untuk menjala ikan dan udang,” ujar La Gimpe.
Usai menjala ikan dan udang, korban lalu membersihkan jala dengan posisi kaki kanan turun diair di tepi sungai dan kaki kiri posisi didarat. Tiba-tiba buaya muncul dan menggigit kaki kanan. Dengan refleks korban berhasil melakukan perlawanan karena jala miliknya secara tidak sengaja melilit badan buaya sehingga kaki korban lepas dari mulut sang buaya. Seketika buaya pun pergi meninggalkan korban.
“Sudah bertahun tahun menjala ikan disitu selalu saya temani, baru kali ini saya tidak ikut dan peristiwa itupun terjadi,” ujar istri korban Ira. Saat kejadian dirinya sedang berjualan di Pasar Sumpang Minangae.
Usai Jala Ikan, Warga Diterkam Buaya
