Site icon Berita Kota Makassar

Anggota Dewan Tak Hadiri Musrenbang Kelurahan Empoang

JENEPONTO, BKM — Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2021 tingkat Kelurahan Empoang, dibuka Kepala Kelurahan Empoang, Hasdin Nasri. Musrenbang ini turut dihadiri Kadis Perumahan, Pemukiman, Pertanahan, dan Tata Ruang (P3 dan TR) Jeneponto, H Ashari Buang, perwakilan Bappeda, Hardianto, perwakilan Camat Binamu, Askari, para kepala lingkungan, para Kader Posyandu, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat.
Kegiatan Musrenbang ini diprakarsai LSM Pattiro Jeka, Suryani selaku ketua dan Ojip. Namun sayang, dari 10 anggota DPRD Jeneponro dari Dapil satu yang diundang, tak satu pun yang hadir.
”Maka dari itu, jangan lagi mau memilih mereka. Karena mereka diundang saja tidak mau hadir,” kata Ojip saat memandu acara Musrenbang di Kelurahan Empoang, Jalan Cempaka, Bontosunggu, Kkamis (23/1).
Lanjut Ojip mengatakan, seharusnya para OPD yang banyak bicara. Karena merekalah yang punya kebijakan mengetahui program apa di SKPD nya yang sudah dikerjakan ditahun 2019, yang akan dikerjakan ditahun 2020, dan apa program tahun 2021.
Kepala Kelurahan Empoang, Hasdin Nasri, mengatakan, acara Musrenbang untuk tahun 2021 adalah acara warga bersama 12 kepala lingkungan se-Kelurahan Empoang. Skala prioritas guna mensejahterakan warga dan perbaikan lingkungan.
”Seperti yang kini banyak dikeluhkan warga, jalan becek dan kumuh yang perlu penanganan. Inilah yang perlu dibicarakan,” jelas Hasdin Nasri
Perwakilan Kepala Bappeda Jeneponto, Herdianto, mengatakan, tahun 2019 sudah ada beberapa jalan tani yang dikerjakan, pengadaan jamban keluarga serta jalan paving blok agar warga jika berjalan tidak becek lagi.
”Ditahun 2020 ini, yang akan dikerjakan adalah perbaikan drainase. Karena tidak etis jika Empoang berada di ketinggian kena banjir akibat drainase tidak berfungsi maksimal,” jelas Hardianto.
Kadis P3 TR, Ashari Buang, mengatakan, untuk tahun 2020 ini yang akan dikerjakan adalah bedah rumah yang berdampak banjir tahun 2019 lalu. ”Ini yang menjadi skala prioritas seperti di Lingkungan Bontosunggu Selatan, tepatnya di Kampung Lumu-lumu,” jelas Ashari. (krk/mir/c)

Exit mobile version