Site icon Berita Kota Makassar

Kadiskes: Isu Hepatitis Hoax

BANTAENG, BKM — Isu makanan cepat saji dan cemilan tercemar virus hepatitis di Bantaeng, beredar di sejumlah grup media sosial (medos). Info ini dengan berani menyebutkan jenis makanan dan minuman yang terinveksi. Diantaranya, siomay yang dijual keliling, batagor, bakso bakar, es teler, depot air minum.
Hal ini meresahkan warga. Apalagi, info tersebut mengatakan sudah ada 30 korban terinveksi hepatitis, terdiri dari anak-anak dan dewasa. Korban sedang dirawat di rumah sakit. Diperparah lagi, katanya, Bantaeng dalam status Kejadian Luar Biasa (KLB) terserang hepatitis akut.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bantaeng, dr Andi Ihsan, Sabtu (25/1), membantah keras, bahwa info yang beredar tersebut Hoax. “Itu tidak benar. Hoax”, tandasnya.
Kadis mengatakan, sampai saat ini pihaknya tidak pernah merilis adanya korban hepatitis. Juga, kata dia, Dinkes belum melakukan kajian mendalam terhadap hasil yang ditemukan.
Dia meminta agar masyarakat tidak terpancing dengan isu yang tidak bisa diertnggungjawabkan tersebut. “Sekali lagi, itu adalah isu bohong. Jadi kami harapkan agar masyarakat tidak terpancing”, pungkasnya. (wam)

Exit mobile version