MAKASSAR, BKM — Puluhan kios di lokasi Kanrerong telah dipindahkan ke kecamatan. Sayangnya, kios yang sudah bergeser tempat itu belum digunakan secara maksimal.
Masih ada di antaranya yang tidak difungsikan. Bahkan dibiarkan terbengkalai dan menganggur.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar mempertanyakan jajaran pemerintahan yang membiarkan hal tersebut. Utamanya pada level kelurahan dan kecamatan.
Legislator Abdi Asmara, mengatakan kios Kanrerong yanga da di empat titik kecamatan seharusnya sudah berjalan dari tahun lalu. Namun dirinya melihat khusus di daerah pemilihan (dapil) III belum ada kios yang difungsikan. Padahal seharusnya sudah dimanfaatkan oleh pihak kelurahan.
“Memang ada yang masuk aduan terkait hal itu. Tapi saya pikir itu sudah dijalankan lurahnya. Ternyata tidak. Ini yang kami pertanyakan kenapa belum difungsikan. Karena mereka yang minta, jadi itu tanggung jawab mereka (kecamatan dan kelurahan) untuk mengelolanya,” ujar Abdi Asmara di gedung dewan, Kamis (30/1).
Legislator Fraksi Demokrat Makassar ini mencontohkan di kawasan Kampung Nelayan, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanayya. Tidak ada aktivitas jual beli di sana. Belasan kios yang telah dipindahkan belum difungsikan sama sekali.
Sementara di Kecamatan Rappocini, dari 14 kios yang berjejer di sepanjang Jalan Sultan Alauddin, tepatnya depan Kompleks Permata Sari. Terlihat masih ada tiga kios yang belum dimanfaatkan.
Menurut Lurah Untia Andi Patiroi, dari 18 kios yang ada di wilayahnya, belum ada satupun yang beraktivitas. Alasannya, belum tersedianya sarana dan prasaran pendukung, seperti air dan listrik. Meski begitu, dia berdalih hampir seluruh kios sudah ada yang punya, hanya belum menempatinya. Andi Patiroi berharap agar kawasan itu bisa difungsikan sehingga menjadi pusat kuliner ataupun tempat nongkrong bagi warga di sana.
“Di Untia itu ada 18 kios. Sudah ada 14 kios yang mau kelola. Cuma mereka masih fokus di tempat usaha induknya. Apalagi belum ada listriknya. Kalau sudah ada listriknya sudah bisa kita fungsikan,” katanya.
Begitu halnya di Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanayya. Baru empat kios yang difungsikan. Padahal ada 12 kios yang dipindahkan dari kawasan Kanrerong yang ada di Karebosi. Pihak kelurahan berdalih, tinggal menunggu pembenahan sebelum difungsikan secara maksimal. (ita)
Kios Kanrerong di Kelurahan Banyak tak Difungsikan
