MAMUJU BKM — Sekprov Sulbar Muhammad Idris mendorong Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulbar sebagai Lembaga Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa (LPPBJ) dibutuhkan komitmen agar dapat memperoleh akreditasi.
“Apa yang dilakukan hari ini tidak hanya komitmen menggelar pelatihan tapi bagaimana komitmen menstandarisasi untuk memperloleh akreditasi. Akreditasi adalah pemenuhan standar yang harus dimiliki BPSDM,” ujar Idris pada acara Sosialisasi Akreditasi Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa di Lantai II Kantor Gubernur Sulbar baru-baru ini.
Idris menuturkan, sebagai provinsi baru, Sulbar memiliki tantangan yang berat di masa datang dalam hal PBJ.
Melalui momentum itu, Idris meminta dukungan LKPP RI melalui Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan PBJ agar secepatnya BPSDM Sulbar memperoleh akreditasi sebagai LPPBJ.
Sementara itu Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan PBJ LKPP RI, Suharti mengatakan siap membantu BPSDM Sulbar agar terakreditasi sebagai LPPBJ.
“Kami siap mendorong BPSDM Sulbar ini untuk terakreditasi, karena kami menganggap BPSDM adalah sebagai mitra strategis. Tidak mungkin mencapai SDM profesional tanpa melibatkan BPSDM.” tandas Suharti.
Hingga kini BPSDM Sulbar yang sudah terakreditasi sebagai LPPBJ baru 21 yang dibagi menjadi 2 akreditasi yakni akreditasi A dan B. Adapun provinsi akreditasi A yakni Bali, Kalbar, Kaltim, DKI, Banten, Jabar, Jateng, Jatim dan Maluku.
Sedangkan akreditasi B adalah, DIY, Babel, Bengkulu, Jambi, Riau, NTB, NTT, Kalsel, Kalteng, Kaltara, Sultra dan Gorontalo. (ala/C)
Sekprov Dorong BPSDM Raih Akreditasi
