Site icon Berita Kota Makassar

Dewan Minta WC Pasar Tradisional Dibenahi

MAKASSAR, BKM– Sejumlah persoalan di internal perusahaan daerah Kota Makassar harus segera diselesaikan oleh direksi yang baru. Masalah pelayanan dan peningkatan pendapatan menjadi tugas berat direktur perusda yang telah dilantik beberapa waktu lalu.
Ketua Komisi B Bidang Ekonomi dan Pendapatan DPRD Kota Makassar, William Lauren, mengatakan, tugas berat ketiga direksi yang telah menerima SK dari Pj Wali Kota Makassar adalah bagaimana meningkatkan pelayanan dan pendapatan. Apalagi kata William, tahun 2019 kemarin pendapatan sejumlah Perusda terutama PD Parkir merosot tajam dari target yang ditentukan.
“Kita berharap direksi yang baru ini bisa bekerja maksimal memperbaiki masalah-masalah di perusda. Misalnya juru parkir liar yang masih ada di ruas-ruas jalan, itu bisa dihilangkan atau diberdayakan baik penarikan retribusinya, kedua pasar-pasar dadakan yang tidak tertata, begitu juga terminal,” ungkapnya Senin (3/2).
Terkhusus untuk masalah di PD Terminal yang perlu dibenahi adalah bagaimana meningkatkan kenyamanan pengunjung di dua terminal milik pemkot. Sebab berdasarkan laporan masyarakat yang ditampung Komisi B, banyak penumpang yang menolak masuk ke dalam terminal lantaran minimnya fasilitas dan sarana dan prasarana yang ada didalam terminal.
“Di PD Parkir itu kan ada namanya tim reaksi cepat, itu kita harap direksi yang baru kembali difungsikan agar tidak ada lagi kebocoran dan pendapatan bisa terserap maksimal ke kas daerah. Karena kalau begitu terus kondisinya, maka nasibnya akan lebih parah dan retribusi terus menurun,”jelasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD makassar, Muliati, mengungkapkan, bahwa ada banyak pekerjaan yang harus dibenahi dirut perusda yang baru, ditambah dengan pengalaman dan visi misinya ketika mendaftar. Melihat pendapatan dan kinerja yang ada di PD Pasar sebelumnya, perlu mendapatkan perhatian khusus. Seperti munculnya lapak-lapak yang mengusai jalan, termasuk juga membenahi sarana yang ada di pasar tradisional agar masyarakat tertarik berbelanja, termasuk toilet yang masih jorok.
“Masyarakat itu tidak mengeluhkan retribusi yang harus mereka keluarkan. Tetapi mereka kebanyakan tidak enjoy karena fasilitas minim. Seperti toilet yang jorok bahkan tidak ada, tempat ibadah di dalam terminal menunggu keberangkatan mobil dan lainnya,”katanya.
Olehnya itu, Legislator fraksi PKS ini menambahkan, direksi perusda yang baru perlu menciptakan terobosan-terobosan yang baru, program yang tepat untuk membenahi segala persoalan yang ada di tubuh Perusda.(ita)

Exit mobile version