MAMUJU, BKM — Wagub Sulbar Hj Eny Anggraeny Anwar menggelar rapat untuk mengantisipasi mewabahnya virus Corona di ruang kerjanya baru-baru ini.
Menurut Eny virus Corona yang mewabah di China, Provinsi Wuhan telah menjadi masalah internasional. Mengantisipasi hal ini Pemprov Sulbar menggelar rapat koordinasi dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi Novel Coronavirus (nCoV)
“Langkah pertama adalah mengenal ciri-ciri nCovdan apa yang dilakukan untuk mencegah masuknya virus tersebut ke daerah. bagaimana menanganinya apabila masuk di Sulbar khususnya kesiapsiagaan kita. Tentunya semua yang terlibat dalam penangan tentang nCov,” ,” ujar Eny.
Untuk itu, kita mengharapkan kebersamaan melakukan proses cegah tangkal agar menghasilkan yang terbaik. Ia juga menyampaikan dengan pertemuan ini menghasilkan suatu kesepakatan bersama mencegah masuknya nCoV ke Sulbar.
Eny meminta, harus memberikan penjelasan, melakukan sosialisasi ke masyarakat, memberikan informasi apa itu nCoV dan bagimana ciri-ciri serta penyebarannya agar masyarakat tidak resah dan ketakutan.
“ Kita akan bentuk tim dan turun ke masyarakat, ke sekolah- sekolah, pengajian ataupun brosur kecil terkait penangan dini terhadap nCov, “ tambahnya.
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) SulselBar Darmawali Handoko mengatakan, sesuai UU Nomor 6 Tahun 2018, KKP harus memantau semua yang datang dari luar negeri atau yang terjangkit penyakit, baik di pelabuhan, bandara serta lintas batas darat.
Terkait orang asing yang masuk ke Indonesia terjangkit penyakit, bisa saja dipulangkanke negaranya.
“ Jadi bukan hanya saat ini saja kita lakukan tetapi jauh sebelumnya telah diambil tindakan,” jelasnya.
Kadis Kesehatan Sulbar, Alif memberikan apresiasi atas sebagai bentuk kepedulian Pemprov Sulbar adanya informasi nCov.
“Proses cegah tangkal banyak hal yang dilakukan dan banyak pihak yang akan terlibat di dalamnya,” tandas Alif. (ala/C)
