JENEPONTO, BKM — Masyarakat Kampung Bungungbaddo, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Binamu, dibuat geger. Pasalnya, seorang ibu muda bernama Megawati (20) alamat Bungungbaddo, ditemukan tergantung di pasak rumah panggung miliknya menggunakan selendang.
”Tubuh Megawati yang tergantung ditemukan ponakannya bernama Nanna, juga warga Bungungbaddo,” jelas Kepala Lingkungan Bungungbaddo, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Basir Rewa saat ditemui di rumah korban pada Senin (3/2).
Basir mengatakan, sesaat sebelum kejadian bunuh diri itu, korban bersama keponakannya, Nanna, sedang main gawai di kolong rumah miliknya. Nanna melihat korban melakukan video call dengan suaminya Riswan (28) yang sedang mencari nafkah di rantau.
”Tiba-tiba korban Megawati menutup gawainya dan berlari naik ke atas rumahnya. Penasaran korban yang lama tidak juga turun, sehingga keponakannya menyusul naik. Alangkah terkejutnya Nanna melihat tantenya sedang tergantung di pasak rumah menggunakan selendang,” tutur Basir Rewa.
Keluarga korban, menurut Basir Rewa, sangat menyesalkan sikap korban yang tanpa berpikir jernih lantas mengambil jalan pintas. Apalagi, korban mempunyai seorang anak balita yang baru berusia enam bulan dan masih menyusui.
Kejadian ini sudah ditangani Polres Jeneponto untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menguak motif hingga korban nekat mengakhiri hidupnya dengan jalan gantung diri. (krk/mir/c)
Ibu Muda Gantung Diri Gunakan Selendang
