MAKASSAR, BKM — Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di jajarannya untuk membangun tim kerja yang solid. Sehingga program yang telah dirancang tahun ini bisa diwujudkan.
Dia menekankan, OPD jangan merasa seolah-olah lembaga otonom yang bisa berdiri sendiri. Jangan sampai bekerja sendiri-sendiri berdasarkan pemikirannya saja. Iqbal mensinyalir, OPD yang seperti disebutkan itu ada di lingkup Pemkot Makassar.
“Mungkin saja ada, karena seolah-olah dia cuma ada dinas. Dia tidak tahu harus ada dinas lain yang harus saling mendukung,” ungkap Iqbal usai menghadiri Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) lingkup Pemkot Makassar di Hotel Four Point Sheraton, Kamis (6/2).
Pada kesempatan itu, dia juga mengingatkan kepada OPD agar tidak terlambat melakukan proses tender. Semua dokumen sudah harus selesai di triwulan pertama ini, sehingga di triwulan berikutnya sudah bisa eksekusi di lapangan.
“Jangan lagi terjadi gagal lelang hanya karena persoalan administrasi yang terlambat,” tegasnya.
Sejumlah isu strategis yang dibahas pada rapat koordinasi tersebut. “Hampir semua topik kita kupas di sini. Utamanya program yang menjadi prioritas tahun ini, sekaligus mengevaluasi program yang sudah berjalan tahun lalu. Di sini juga akan diukur sejauh mana sinkronisasi terhadap program prioritas nasional dan juga program prioritas Pemprov Sulsel,” ucap Iqbal kepada wartawan.
Seperti diketahui, Iqbal Suhaeb sejak terpilih sebagai penjabat wali kota Makassar telah mencanangkan visi RUN Makassar yang ditopang dengan tiga pilar utama, yakni clean, comfort & continuity.
Rapat koordinasi ini berlangsung sehari dengan menghadirkan sejumlah narasumber. Di antaranya Jamaluddin dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Sulawesi Selatan, yang membahas tentang audit perencanaan dan penganggaran. Didik Nursetyohadi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mengupas tentang capaian indikator makro kota Makassar dan Sulsel.
Selain itu, hadir juga akademisi Dr Agus Salim yang membahas tentang perencanaan dan penganggaran. Ratusan peserta yang hadir merupakan pejabat struktural yang ada di seluruh OPD di kota Makassar. Seluruh camat dan lurah juga hadir di acara ini.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman yang juga hadir dan membuka acara tersebut, mengatakan terkait implementasi program prioritas Pemkot Makassar tahun 2020, seluruh OPD agar bekerja secara tim. Sehingga tidak tercipta kotak-kotak yang bisa berimplikasi tidak maksimalnya output yang dihasilkan.
“Kita berharap akselerasi bisa berjalan cepat. Termasuk proses lelang hingga pengerjaan di lapangan juga berlangsung cepat,” tandasnya.
Untuk Kota Makassar, wagub memberi catatan agar ada penyelesaian sejumlah isu-isu utama. Seperti infrastruktur, penghijauan, keamanan, transportasi, persampahan, drainase, termasuk peningkatan sumber daya manusia.
“Tahun ini kita juga ikut memberikan anggaran untuk pembangunan rumah potong hewan (RPH) Tamangapa. Olehnya itu, kita meminta agar proses lelang bisa berlangsung cepat sehingga pengerjaan konstruksi tidak terhambat hanya karena persoalan administrasi,” tandasnya. (rhm)
Iqbal Sinyalir Ada OPD Kerja Sendiri-sendiri
