PASANGAN suami istri (pasutri) ini sepertinya sudah putus asa. Tak lagi punya alasan untuk menghindar dari tagihan kredita, segala cara pun dilakukan.
SANG suami bernama Anugrah Nur Hidayat alias Rangga. Berusia 22 tahun. Sementara istrinya bernama Salma. Keduanya harus berurusan dengan polisi lantaran menggelapkan barang elektronik berupa gawai yang masih dalam kredit di sebuah pembiayaan di Makassar.
Bermula ketika keduanya selalu ditagih oleh pihak pembiayaan. Namun karena tak punya uang untuk membayar tagihan kredit gawai yang diambilnya, mereka kemudian menempuh jalan pintas.
Pada Jumat (24/1), Salma melapor ke polisi. Ia mengaku jadi korban pembegalan. Gawai yang dicicilnya dibawa kabur pelaku.
Pihak kepolisian kemudian menindaklanjuti laporan ibu rumah tanggan tersebut. Hasilnya, terkuak bahwa laporan yang dilayangkan Salma ternyata palsu. Hal itu terungkap setelah petugas kepolisian berhasil mengindentifikasi dan mengamankan seseorang menguasai gawai yang dilaporkan hilang oleh Salma.
”Dari hasil pemeriksaan terhadap seseorang yang diamankan, terungkap bahwa laporan yang dibuat itu palsu. Karena dia mengakui bahwa handphone yang dikuasainya itu ia beli dari seorang lelaki bernama Anugrah yang merupakan suami dari Salma,” jelas Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathur Rakhman, Minggu (9/2).
Tak butuh waktu lama, tim resmob yang dipimpin Panit II Reskrim Ipda Robert Haryanto Siga, Jumat (7/2), langsung mendatangi sebuah rumah di Jalan Cambajawayya, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang. Dari rumah itu diamankan seorang pria bernama Anugrah, suami dari Salma. Selanjutnya, polisi menggiringnya ke posko Resmob Panakkukang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kepada polisi, Anugrah mengakui perbuatannya. Bawang berupa gawai yang masih dikreditnya itu ia jual ke seorang yang tidak dikenalnya melalui media sosial.
Usai menjual HP lewat medsos, muncul akal bulus Anugrah. Ia menyuruh istrinya Salma melapor ke Mapolsek Panakkukang. Dalam aduannya ke polisi, Salma mengaku menjadi korban pembegalan di Jalan Abdullah Daeng Sirua.
”Kasusnya masih dalam pengembangan. Salma masih buron. Sementara suaminya Anugrah tengah menjalani proses hukum,” jelas Kompol Jamal. (ish/rus)
