JENEPONTO, BKM — Acara koordinasi dan advokasi konvergensi percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Jeneponto tahun 2020, dibuka Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar.
Hadir diacara ini, yaitu Wabup Jeneponto, H Paris Yasir, Ketua Penggerak PKK, Hj Hamsiah Iksan, Ketua DPRD Jeneponto, HJ Salmawati Paris, Kasdim 1425, Mayor Inf Arfad Maujik, Wakapolres, H Marikar, Sekkab, H Syafruddin Nurdin, para pimpinan OPD, para camat, para Kades dan lurah, serta narasumber Prof Veny Hadju dan Prof Nurdin Wahyudi, keduanya sebagai staf ahli Gubernur Sulsel yang diselenggarakan di aula Viaty Kodim 1425, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Senin (10/2).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar, menyampaikan terimakasih kepada tim ahli stunting yang telah berada di Kabupaten Jeneponto, dan juga kepada Dandim 1425 Jeneponto yang telah memfasilitasi tempat, sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. dan lancar
”Mari kita semua merumuskan penyebab stunting yang ada di Jeneponto. Sehingga kita bisa mengambil langkah yang tepat, agar mengetahui penyebab stunting supaya kita mampu menerapkan di wilayah kita untuk mensosiasilasikan di Kabupaten Jeneponto,” kata Iksan Iskandar.
Di sela acara ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MOU) antara TP PKK Kabupaten Jeneponto, Kodim 1425/Jeneponto, dan LSM Pattiro Jeka Kabupaten Jeneponto.
Sementara itu, Prof Veny Hadju, arahan tim gubernur Sulsel, mengatakan, seluruh masyarakat Jeneponto agar dapat mengomsumsi makanan yang sehat atau asupan gizi yang baik.
”Ke depan, saya akan memberikan kapal nelayan penangkap ikan tuna dan mobil kebersihan agar seluruh masyarakat Jeneponto bisa hidup sehat,” ujar Prof Veny Hadju. (krk/mir/c)
Gubernur akan Bantu Kapal Nelayan dan Mobil
