JENEPONTO, BKM — Kegiatan seleksi penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto Tahun Anggaran 2019 dilakukan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Jumlah formasi yang akan diterima sebanyak 167 orang terdiri dari tenaga guru 92 orang, tenaga kesehatan 60 orang, dan tenaga teknis 15 orang. Namun, formasi tiga tenaga penyandang disabilitas kosong dari pendaftar. Demikian juga dua tenaga kesehatan dokter spesial, kosong pendaftar dan tidak boleh tergantikan pengisian formasinya atau tetap kosong.
Sekkab Jeneponto yang juga ketua tim seleksi penerimaan CASN Kabupaten Jeneponto, H Syafruddin Nurdin, mengatakan, jumlah pelamar sebanyak 5.819 orang. Mereka yang lulus seleksi 5.588 Orang terdiri dari tenaga guru 3.729 orang tenaga kesehatan, 998 orang, dan tenaga teknis 861 orang.
Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dimulai Selasa 11 Februari sampai Sabtu 15 Februari 2020. Jumlah sesi sebanyak 23 sesi terdiri dari Selasa 11 Februari sebanyak 5 sesi, Rabu, 12 Pebruari (5 sesi), Kamis, 13 Februari (5 sesi), Jumat 14 Februari (4 sesi), dan Sabtu, 15 Februari (4 sesi).
Hadir dalam kegiatan tersebut, yaitu Wakil Bupati Jeneponto, H Paris Yasir, Sekkab, H Syafruddin Nurdin, Kepala BKPSDM, HM Basir Bohari, Kasubag Umum BKPSDM Provinsi Sulsel, Nurnaningsih, Kabag Humas, Syaripuddin Lagu, dan Kabid Pengembangan BKPSDM Jeneponto, Sirajuddin Liwang, di gedung pola Panrangnuanta kantor bupati Jeneponto, Selasa (11/2). (krk/mir/c)
Formasi Disabilitas dan Dokter Spesial Kosong Pendaftar
