Site icon Berita Kota Makassar

Pemkot Lemah ke Oknum Pengusaha

MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Makassar menilai, Pemerintah Kota Makassar lemah dalam penindakan peredaran dan penjualan minuman keras yang kembali muncul.
Pasalnya, selama ini pemkot terlalu sering mentolerir pelaku usaha yang membandel.
Ketua Komisi A DPRD Makassar, Supratman, mengatakan, ia tidak habis pikir dengan penindakan yang selama ini dilakukan Pemkot Makassar. Pemkot terkesan memanjakan para pelaku usaha, sehingga banyak oknum pengusaha yang memanfaatkannya.
“Kita melakukan rapat dengar pendapat dengan SKPD. Pengakuan Kadis Perdagangan, sudah dikeluarkan teguran sampai dua kali, ada yang sampai tiga kali. Tapi kalau ditegur terus, kapan mereka mau sadar. Harusnya usaha mereka sudah dicabut izinnya,” ungkapnya, Minggu (16/2).
Selain menyalahkan kadisdag, legislator Fraksi Nasdem ini juga menyalahkan kepala bagian hukum, kepala dinas penanaman modal dan perizinan terpadu satu pintu (DPM-PTSP) yang tidak punya nyali ke para pengusaha.
“Pemkot terlalu lama memberikan teguran ke pelaku usaha, sementara kita di DPRD setiap hari didesak oleh masyarakat untuk menertibkan itu. Kalau mereka tidak ke mereka,” ujarnya.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar, Nunung Dasniar juga mengaku, Pemkot Makassar terlalu mentolerir pengusaha meski sudah jelas melanggar dan melabrak perda yang ada.”Pak kadis jangan menyerahkan ke pengusaha, yah kalau memang melanggar ditindak dong, masa tergantung pengusaha,” ucapnya. (ita)

Exit mobile version