Site icon Berita Kota Makassar

Proposal Bantuan untuk Enrekang Dibawa ke Kementan

ENREKANG, BKM — Bupati Enrekang H Muslimin Bando mengatakan, untuk menuju swasembada daging dan susu segar, petani di daerahnya membutuhkan 40 ribu ekor sapi. Hal itu diutarakan Muslimin saat panen pawang merah bersama Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian di Desa Pekalobean, Kecamatan Anggeraja-Enrekang, pekan lalu.
Menurut MB, untuk program tersebut, pihaknya sudah menyiapkan lokasi seluas 20 hektare di Matajang, Kecamatan Maiwa. Di tempat tersebut bisa menampung 40 ribu hingga 50 ribu ekor sapi.
Rencananya, sapit-sapi tersebut nantinya akan dibagikan kepada masyarakat setempat untuk dipelihara. Bukan dikumpul di Dinas Peternakan. “Jadi sapi itu nantinya kita bagikan kepada masyarakat,” ujar Muslimin Bando.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Perlindungan Hortikultura Kementan RI Sri Wijayanti Yusuf, menyambut dengan program yang diusulkan Pemkab Enrekang. ”Usulannya sudah kami catat dan akan kami sampaikan ke dirjen. Apa yang dibutuhkan Enrekang bisa dipenuhi, walaupun mungkin tidak 100 persen. Kita upayakan permintaan Pemkab Enrekang, karena Pak Menteri (SYL) sangat paham kondisi pertanian di sini (Enrekang),” jelas Sri Wijayanti.
Terpisah, Staf Ahli Kementan Luthfi Halide mengatakan, pihaknya berusaha untuk memenuhi beberapa kebutuhan para petani di Enrekang. Termasuk bibit bawang merah, embung dan alsintan (alat produksi pertanian).
Ia pun meminta kepada Wakil Bupati Enrekang Asman ke kantor Kementan membawa proposal bantun yang dibutuhkan petani.
“Apa yang diusulkan pemerintah daerah kita akan bahas di kementan. Kita rapatkan dulu sambil menunggu proposalnya,” ujarnya.
Wabup Enrekang Asman tak mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Ia langsung terbang ke Jakarta, Kamis sore (13/2) untuk membawa proposal tersebut sesuai dengan perintah Staf Ahli Kementan. (her/c)

Exit mobile version