Site icon Berita Kota Makassar

Waspadai Serangan Anjing Gila

BONE, BKM — Masyarakat Kabupaten Bone hendaknya waspada terhadap serangan anjing gila. Sebab, sudah ada yang menjadi korbannya.
Lima warga Desa Lebongnge, Kecamatan Cenrana terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru, Bone setelah diserang anjing gila, Sabtu pagi (15/2). Tiga dari lima korban tersebut masih anak anak. Yakni Alfandi (4), Nurfatia (3), dan Fika (8). Sementara dua orang lainnya orang dewasa, masing-masing bernama Indo Sakka (45) dan Basri (60).
Indo Sakka, salah seorang korban yang ditemui di RSUD Bone, Minggu (16/2), menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya. Saat itu cucunya bersama anak dan keponakannya baru saja pulang belanja di warung yang tak jauh dari rumahnya. Di tengah perjalanan tetiba mereka diserang anjing gila.
“Saat mereka diserang anjing gila itu, saya dan Basri langsung berlari dan mencoba menolongnya. Akhirnya kami juga digigit oleh anjing gila itu,” kata Indo Sakka yang terluka di bagian punggung.
Saat ini, cucu Indo Sakka bernama Nurfatia masih menjalani perawatan intensif karena lukanya cukup parah. Ia digigit pada bagian mata. Sementara anak Indo Sakka, Fika mengalami luka gigitan pada wajah. Ponakannya Alfandi menderita gigitan pada bagian leher.
“Cucu saya yang paling parah, karena luka pada bagian mata. Dokter menyarankan agar dirujuk ke Makassar. Sementara yang lainnya sudah diperbolehkan pulang. Kami sudah disuntik anti rabies,” jelasnya.
Humas RSUD Tenriawaru Bone Ramli yang dikonfirmasi, mengatakan bahwa dari kelima korban yang dibawa ke rumah sakit, empat di antaranya sudah dibawa pulang setelah mendapatkan perawatan dokter.
“Empat orang sudah pulang. Satu orang masih diopname karena memang parah. Dokter menyarankan agar dirujuk ke Makassar, namun pihak keluarga meminta tetap dirawat di sini saja,” kata Ramli.
Dokter Hewan Agusriadi dari Dinas Peternakan Kabupaten Bone, mengaku telah menerima laporan adanya korban gigitan anjing gila. Pihaknay sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan Dinas Kesehatan agar memberikan vaksin anti rabies terhadap korban.
“Korban dengan cepat sudah diberikan vaksinasi anti rabies. Dalam waktu dekat kami juga akan melakukan vaksinasi anti rabies untuk hewan di sekitar lokasi kejadian,” kuncinya. (*/rus)

Exit mobile version