Site icon Berita Kota Makassar

Kajati Sulsel Puji Siskeudes Gowa

GOWA, BKM — Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati) Sulsel, Firdaus Dewilmar, mengungkapkan, apresiasinya atas capaian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa yang menjadi percontohan dalam pengelolaan dana desa dengan lahirnya Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

Menurutnya hal itu suatu prestasi yang membanggakan dan tentunya berkat kerja keras dari seluruh stakeholder.
”Pembangunan ini tidak bisa dilihat dalam kurun waktu beberapa waktu saja. Apalagi Siskeudes sudah berbasis aplikasi yang dikawal BPKD. Sehingga penggunaan keuangan desa harus tepat sasaran sesuai peruntukannya,” kata Kajati saat bertandang di Kabupaten Gowa, Rabu sore (19/2).

Dihadapan ratusan kepala desa, lurah, camat hingga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Baruga Karaeng Galesong kantor Pemkab Gowa, Firdaus mengaku, pembangunan di Kabupaten Gowa saat ini sangat luar biasa sebagai penunjang ibukota Sulsel.
Bahkan sudah menjadi mitra strategis Kota Makassar dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi. Sehingga dengan adanya kunker ini dirinya menyampaikan peran kejaksaan adalah dalam mengawal pembangunan dan penyelamatan aset Pemerintah Kabupaten Gowa agar bisa bekerja dengan inovatif.

“Pertumbuhan ekonomi di Gowa ini sudah sangat luar biasa. Bahkan di atas nasional. Jadi para kepala desa maupun lurah harus bisa keluar dari zona nyamannya dengan kerja yang adaptif dan inovatif. Sehingga pembangunan dapat dipacu yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya di Kabupaten Gowa. Apalagi didukung pemimpin yang sangat luar biasa,” tambah Firdaus.

Tak hanya itu, dirinya juga menekankan, kejaksaan tidak lagi ditarget jumlah kasus yang ditangani. Tapi hanya perkara yang berkualitas. Sehingga peranan dari Aparat Pengawal Internal Pemerintahan (APIP) sangat diperlukan.

Kajati Sulsel ini berharap kejaksaan dan Pemkab Gowa bisa saling bersinergi khususnya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
”Kami berharap sinergi dan kolaborasi antara kejaksaan dan Pemkab Gowa dalam mengawal pembangunan dapat menciptakan iklim investasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja,” kata Kajati.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan didampingi Sekretaris Kabupaten Gowa, Muchlis dan jajaran Forkopimda, dalam menyambut Kajati Sulsel, mengungkapkan rasa terimakasihnya karena memilih Gowa sebagai salah satu lokasi kunjungan kerjanya untuk memberikan arahan, agar semua dapat memiliki pemikiran atau persepsi yang sama termasuk dalam pengelolaan dana desa, dana kelurahan yang ada di wilayah Kabupaten Gowa.

”Terimakasih pak Kajati karena memilih Gowa. Hari ini kami hadirkan seluruh kepala desa, lurah, bendahara, dan pendamping agar bisa mengetahui cara pengelolaan dana desa. Sehingga terhindar dari persoalan-persoalan hukum yang ada,” kata Adnan.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Gowa ini membeberkan terkait capaian Kabupaten Gowa dalam mengelola keuangan desa. Bahkan sejak tahun 2016, Gowa merupakan satu-satunya kabupaten di Sulawesi Selatan yang menerapkan Siskeudes dan menjadi percontohan bersama 14 kabupaten lainnya di Indonesia.
”Saya yakin semua tentu tidak akan memiliki niat untuk korupsi dana desa dan dana anggaran. Karena sejak tahun 2016 kemarin, kami menjadi percontohan mengenai sistem pengelolaan keuangan desa melalui Siskeudes dan menjadi percontohan,” beber Adnan.

Olehnya itu, melalui kunjungan ini dirinya berharap para kepala desa, lurah dan bendahara bisa mendengarkan materi yang diberikan. ”Kami harap kejaksaan mampu memberikan masukan, saran, materi dan pemahaman sehingga Kabupaten Gowa dalam mengelola dana desa dan kelurahan sesuai koridor dan aturan-aturan yang ada. (sar/mir)

Exit mobile version