SEMENTARA ITU, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani kepada BKM, kemarin, mengatakan, dirinya tidak tahu menahu terkait kelanjutan pembangunan kereta api. Pasalnya proyek itu masuk dalam program strategis nasional (PSN) yang langsung ditangani oleh pemerintah pusat.
Hayat juga mengaku, tidak mau mencampuri walaupun pembangunannya ada di wilayah Sulsel. “Itu proyek nasional, kita belum tahu juga. Itu bukan pemerintah provinisi bela,” tegas Abdul Hayat Gani.
Seperti diketahui proyek kereta api ini mulai dikerjakan tahun 2015 yang dimulai dari tahap I, yaitu jalur kereta api dari Makassar hingga Parepare. Proyek perkeretaapian Trans-Sulawesi ditargetkan mencapai panjang 2.000 Km dari Makassar ke Manado. Selain menggunakan anggaran dari APBN salah satu proyek PSN ini juga menggunakan sistem KPBU.(nug)
Hayat: Kami tak Tahu Menahu
