MAMUJU, BKM — Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Sulbar menggelar pertemuan dengan Dinas Kominfo se-Sulbar di ruang kerja Kadis Kominfo, Persandian dan Satatistik Sulbar, Selasa (25/2).
Rapat membahas kebijakan pembangunan 2021. Kepala Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Sulbar, Safaruddin Sanusi, mengatakan, kegiatan itu baru pertama kali dilakukan di 2020 dalam rangka tercipta sinergitas antara Pemprov dan Pemkab se-Sulbar. Ssehingga dapat menemukan pemecahan dari berbagai masalah yang dihadapi, salah satunya terkait dana dekon yang tidak dimiliki Dinas Kominfo.
“Bersama enam Pemerintah Kabupaten untuk dapat saling bahu membahu, apa yang bisa dijalankan provinsi tidak bisa dijalankan kabupaten begitu juga sebaliknya, sehingga terjadi sinkronisasi dan konektivitas yang baik antara satu dengan yang lain, ” pungkasnya.
Hasil dari agenda rapat tersebut perlu segera dibenahi dan dirampunkan mengingat Sulbar merupakan salah satu kota pendukung bagi ibu kota negara RI di Kalimantan Timur.
“Maka dari itu, Isu strategis RKPD 2021 harus mampu terpenuhi dan hal tersebut diperlukan kerja keras dari seluruh stakeholder terkait,”tambahnya.
Susunan rancangan Isu Strategis RKPD 2021 dimulai dari tingkat nasional tentang pemindahan ibu kota negara dan penyederhanaan birokrasi. Tingkat regionalm elalui konektivitas antar wilayah pulau Sulawesi, kemudian ditingkat provinsi dengan peningkatan kualitas SDM, digitalisasi tata kelola pemerintahan , penyediaan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas lingkungan hidup, peningkatan ekonomi inklusif, penanganan pengangguran dan kemiskinan serta penanganan bencana alam. (ala/C)
Kominfo Gelar Pertemuan Kominfo se Sulbar
