ENREKANG, BKM — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Enrekang memasang mesin absensi sidik jari (fingerprint). Pemasangan dimulai, Selasa (3/3) hingga beberapa hari kedepan.
Kabid Humas dan Komunikasi Publik Diskominfo Lubis Rahman menjelaskan pemasangan absensi fingerprint untuk menunjang rencana Pemkab Enrekang memberikan tunjangan berbasis kinerja sebagai bagian upaya menuju e-government.
Terdapat 43 unit mesin fingerprint yang mulai dipasang masing-masing untuk seluruh kantor OPD dan kantor kecamatan.
“Sebagai tahap awal, kita fokus didalam kota dulu. Hari ini mulai dipasang di Kantor Inspektorat,” jelas Lubis. Selanjutnya, akan dipasang di kantor kecamatan yang sudah tercover jaringan internet.
Setelah seluruh mesin dipasang, tim dari Diskominfo akan melakukan instalasi aplikasi absensi. Termasuk merekam sidik jari masing-masing ASN. Baru kemudian bisa mulai digunakan.
“Absen ASN akan terekam secara online, dan data-datanya akan langsung masuk ke Kantor BKDD. Jadi tidak ada lagi manipulasi absen,” urainya. (her/C)
Diskominfo Pasang 43 Mesin Absensi
