MAROS, BKM — Hingga kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) belum juga mencairkan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Padahal, dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang telah ditandatangani bersama antara bupati Maros dan ketua Bawaslu Maros menyebutkan, 14 hari setelah penandatanganan NPHD, Pemda berkewajiban mencairkan 40 persen anggaran tahap awal.
”Faktanya sejak penandatanganan NPHD pada 1 November 2019 sampai saat ini belum ada pencairan tahap awal trsebut padahal ini juga adalah perintah Permendagri 54 Tahun 2019,” kata Ketua Bawaslu Maros, Sufirman, di kantor sekretariat Bawaslu Maros, Selasa (3/3).
Dengan adanya kondisi ini, menurut Sufirman, dapat mengancam terganggunya tahapan Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Maros. Sufirman sendiri telah menghadiri kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Makassar. Kunjungan ini secara khusus mengagendakan untuk berdiskusi dan mendalami kesiapan dan kendala dalam pelaksanaan Pilkada 2020 di 12 kabupaten/kota yang melakukan Pilkada di Sulawesi Selatan.
Salah satu agenda yang menjadi fokus Komisi II DPR RI pada kunker yang dihadiri pimpinan Bawaslu Sulsel, komisioner KPU Sulsel, beserta ketua-ketua Bawaslu dan KPU kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada tersebut adalah persoalan NPHD dan kesiapan anggaran Pilkada.
Dalam forum tersebut terungkap kalau Kabupaten Maros adalah satu-satunya kabupaten di Sulsel yang sampai saat ini belum mencairkan anggaran hibah Pilkada tahap I sebanyak 40 persen, baik kepada Bawaslu maupun kepada KPU. Terkait dengan hal tersebut Komisi II DPR RI berjanji akan menindak lanjuti kendala-kendala tersebut ke pusat.
”Akibat anggaran Hibah Pilkada Maros 2020 untuk Bawaslu Maros belum kunjung cair dari Pemda Maros, agenda sosialisasi dan pengawasan terancam mandek,” kata Sufirman.
Akibat belum dicairkanya anggaran tersebut, honor Panwascam dan sekretariatnya belum terbayarkan selama dua bulan. Termasuk biaya kontrak sekretariat Panwascam belum terbayarkan. Hal ini juga sangat berpengaruh pada aspek kinerja Panwascam sekarang ini. (ari/mir/c)
Pemkab Maros Belum Cairkan Anggaran Pilkada
