Site icon Berita Kota Makassar

BPS Gowa Keliling Sosialisasi Sensus Penduduk Online

GOWA, BKM — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gowa mengunjungi Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Gowa guna memastikan ASN Gowa melakukan sensus penduduk secara online. Kehadiran tim BPS dipimpin langsung Kepala BPS Gowa Usman disertai timnya.
”Kami melakukan kunjungan langsung ke SKPD-SKPD Pemkab Gowa untuk mensosialisasikan sekaligus memandu pegawai untuk melaksanakan sensus secara online,” jelasnya di Kantor Diskominfo SP Gowa, Rabu (3/3).
BPS Gowa sendiri menjadualkan akan menyisir semua SKPD di Gowa serta beberapa instansi vertikal dan sekolah yang ada di Gowa. ”Sejak Senin kemarin, tim kami berkeliling di beberapa SKPD lingkup Pemkab Gowa. Kami menjadualkan akan berkeliling hingga 17 Maret mendatang untuk SKPD dan dilanjutkan ke instansi vertikal dan SMA/SMK sederajat,” kata Usman.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo SP Gowa, Arifuddin Saeni, menyambut positif kehadiran tim BPS di kantornya. ”Kunjungan ini bagus bisa langsung mengguide (memandu) pegawai-pegawai yang ada di Kominfo. Selain itu mereka sudah bisa mengisi dan dapat membantu mensosialisasikan pengisian di keluarga, teman maupun tetangganya guna mensukseskan program nasional ini,” kata Arifuddin.
Sensus penduduk online sendiri merupakan tahapan pertama dari sensus penduduk nasional tahun 2020. Jika dulunya BPS melakukan pendataan hanya melalui petugas sensus maka di sensus kali ini, masyarakat bisa melakukan secara mandiri.
Sensus penduduk secara online berlangsung sejak 15 Februari hingga 31 Maret mendatang. Pengisian secara mandiri memberi kemudahan dan kenyaman bagi masyarakat.
Melalui online masyarakat bisa mengisi sendiri data-datanya dengan dasar Kartu Keluarga (KK). Mereka bisa mengisi dimana saja dengan mudah, nyaman, aman dan tidak merasa terganggu dengan jam kedatangan petugas sensus.
BPS Gowa ditargetkan untuk bisa melakukan sensus online sebanyak 36.000 KK atau sebesar 16.6 persen. Target ini menyesuaikan target nasional sebesar 22 persen dan target Provinsi Sulsel 17 persen.
Selanjutnya, pada 1 sampai 31 Juli akan dilanjutkan sensus secara manual. Petugas sensus akan mendatangi rumah-rumah penduduk yang belum melakukan sensus secara online. (sar/mir)

Exit mobile version