MAROS, BKM — Polres Maros gencar membuat dan mengunggah gambar meme di media sosial (Medsos), untuk menciptakan pemilihan bupati dan wakil bupati Maros yang aman, damai, sejuk, dan kondusif.
Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon, mengatakan, sejumlah meme yang didesain Polres tersebut menyampaikan pesan kepada warga, supaya tetap menjaga Pilkada damai.
Meski warga mendukung pasangan calon yang berbeda, tapi silaturahmi dan komunikasi harus tetap terjalin. Warga tidak boleh saling mencela apalagi sampai terjadi pergesekan.
”Untuk mewujudkan Pilkada yang aman, damai, dan kondusif, Polres Maros telah melakukan langkah-langkah antisipasi terjadinya pergesekan antar paslon. Salah satu upaya kami dengan membuat gambar meme Pilkada damai di sosial media,” kata Kapolres Maros, AKBP Musa, Rabu (4/3).
AKBP Musa Tampubolon menyampaikan, gambar meme juga memuat ajakan kepada semua warga untuk tidak mudah terhasut dan terprovokasi oknum tertentu. Momen Pilkada sangat rawan dijadikan menyebar ujaran kebencian atau hasutan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Oknum tersebut hanya ingin membuat Pilkada jadi kacau.
”Selain itu, meme yang kami sebar juga menyampaikan ajakan atau pesan kepada pemilih untuk tetap menjaga situasi dan keamanan daerahnya masing-masing,” ujar Kapolres.
Selain di akun Facebook, Twitter, Instagram dan WhatsApp, gambar meme tersebut juga disebar di akun pribadi masing-masing personel Polres Maros. Pemilihan bupati dan wakil bupati Maros akan berlangsung pada bulan September 2020 mendatang.
Dia berharap pelaksanaan Pilkada berjalan aman dan kondusif, sehingga lahir pemimpin yang amanah dan diharapkan warga dan masyarakat Maros. (ari/mir/c)
Polres Maros Sebar Meme Pilkada Damai di Medsos
