SIDRAP, BKM — Perkembangan mesin teknologi di Kabupaten Sidrap sangat pesat. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Sidrap, H Mahmud Yusuf. Menurut Wabup, sistem pertanian modern di Sidrap ini tidak diragukan lagi.
Hal itu membuat Sidrap menjadi salah satu lumbung pangan besar di Indonesia. Apalagi hadirnya mesin pengering padi berbasis aplikasi.
“Tentu ini luar biasa dalam mendukung sistem pertanian modern di Sidrap yang ada saat ini,” ujar Mahmud saat menghadiri launching mesin pengering di Ponrangae, Kecamatan Pitu Riawa, Sabtu (7/3).
Masyarakat Sidrap adalah masyarakat yang sangat siap menerima perkembangan teknologi.
“Sekarang Sidrap berada di urutan ke-4 penghasil gabah terbesar di Sulawesi Selatan. Namun untuk penghasil beras, Sidrap selalu terdepan, itu karena pabrik-pabrik yang canggih itu ada di Sidrap,” kata Mahmud.
Wabup berharap, ke depan pabrik-pabrik dengan teknologi seperti itu bisa tumbuh dan berkembang di Sidrap.
Sekedar diketahui, mesin pengering padi itu bernama “Crown CLSU Auto Dryer”, yang diterapkan penggunaannya di PB Hasrianti milik warga Ponrangae bernama Rusli.
Meski mesin pengering yang dikontrol lewat smartphone telah dikenal beberapa tahun terakhir, namun untuk tipe dan model tersebut disebut pertama diterapkan di Indonesia.
“Keunggulan mesin ini adalah proses pengeringan padi lebih cepat dan merata, sehingga mengurangi patah pada biji padi. Selain itu elevatornya berbahan stainless steel,” kata Rusli.
(ady/C)
Mesin Pengering Dikontrol Lewat Smartphone
