BARRU, BKM — Dua ranperda menjadi produk inisiatif DPRD. Kedua ranperda tersebut yakni Ranperda tentang Kabupaten Layak Anak dan Ranperda Pengarusutamaan Gender. Pemkab Barru mensupport kedua Ranperda ini hingga menjadi Perda.
Kedua Ranperda sudah dibahas dalam rapat paripurna DPRD, Jumat (6/3). Bupati Barru Suardi Saleh, hadir dan menerima tanggapan dan pembahasan atas dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tersebut.
Bupati Barru Suardi Saleh sangat mengapresiasi dua ranperda yang merupakan inisiatif DPRD Barru. Baginya, Barru harus menjadi percontohan bagaimana seharusnya memperlakukan dan memberi ruang kepada anak-anak untuk berkembang menjadi generasi yang baik.
“Anak adalah generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis, dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang diharapkan dapat menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara di masa depan. Anak-anak perlu mendapat kesempatan seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara fisik, mental, maupun sosial,” tandas Suardi Saleh .
Suardi Saleh berkomitmen untuk menerapkan dua Ranperda ini. Termasuk mendorong semua sekolah untuk ramah anak. Barru sudah mendapat pengakuan dari pemerintah pusat tentang perhatian terhadap anak. Itu ditandai dengan penghargaan, yakni Sekolah Ramah Anak untuk SMK 2 Barru, dan Ruang Bermain Ramah Anak di Taman Colliq Pujie.
Anggota DPRD Barru, Andi Wawo Mannojengi, mengaku berterima kasih atas respon dan tanggapan Bupati Barru mengenai dua Ranperda inisiatif DPRD. (udi/C)
Miliki Ranperda LA dan Gender
