Site icon Berita Kota Makassar

129 Kepala SMP/MTs se-Kabupaten Maros Hadiri Sosialisiasi UNBK

MAROS, BKM — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Maros menyelenggarakan sosialisasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTs dan PKBM TP 2019/2020.
Acara digelar di gedung Baruga B kantor bupati Maros dan dibuka secara resmi Kepala Disdik Kabupaten Maros yang diwakili H Abd Muis, Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah Disdik Maros, Rabu (11/3). Turut hadir pada acara ini, pejabat Disdik Kabupaten Maros, para pengawas SMP, ketua MKKS, ketua Sub Rayon, dan kepala SMP se-Kabupaten Maros.
Dalam sambutannya, Abd Muis meminta kepada para kepala sekolah untuk dapat menyukseskan UNBK 2020 dan menghindari hal-hal yang melanggar undang-undang atau peraturan lainnya.
”Saya minta kepada seluruh kepala sekolah untuk dapat menyukseskan UNBK 2020. Namun demikian, saya juga minta agar kepala sekolah dapat menghindari hal-hal yang melanggar undang-undang atau peraturan lainnya,” pinta Muis.
Ditambahkan Muis, sebelum proses kegiatan berlangsung diharapkan setiap sekolah mengajukan permintaan pengamanan dari kepolisian setempat agar selama proses pelaksanaan kegiatan UNBK ini berjalan aman, baik, dan benar.
”Setiap sekolah bisa berkoordinasi dengan Bimmas kepolisian yang ada di wilayahnya untuk melakukan pengamanan,” kata Muis.
Selain itu, kata Muis, pada saat pelaksanaan UNBK berjalan, semua panitia yang sudah dibentuk setiap UPTD dapat bekerja dengan tupoksi dalam rangka mensukseskan kegiatan UNBK tingkat nasional tersebut.
”Kami berharap semua panitia yang dilibatkan dapat bekerja dengan baik,” harap Muis.
Kemudian, kata Muis, para peserta didik yang sedang mengikuti UNBK agar dijaga dengan baik. Ruangan ujian betul-betul aman sehingga peserta ujian UNBK dapat berkonsetrasi mengerjakan naskah ujian yang diujikan.
Setiap tamu yang berkujung ke sekolah sama sekali tidak boleh mendekati ruang ujian UNBK. Tamu hanya bisa memantau dari luar agar konsentrasi para peserta tidak terganggu.
”Panitia penyelengara UNBK setiap sekolah dapat mematuhi aturan agar para peserta didik bisa bekerja dengan baik,”’ tutup Muis. (ari/mir/c)

Exit mobile version